A PHP Error was encountered
Severity: Warning
Message: fopen(/home/rama/public_html/application/cache/sessions/rama_sessiontqrl1fhnj7s1821pi2hfh7rk92tng6nd): failed to open stream: No space left on device
Filename: drivers/Session_files_driver.php
Line Number: 174
Backtrace:
File: /home/rama/public_html/application/core/MY_Controller.php
Line: 8
Function: __construct
File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 6
Function: __construct
File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once
@thesis{thesis,
author={SATRIADJI GALANG AKBAR},
title ={RANCANG BANGUN PROTOTYPE SISTEM PENGUKUR
KECEPATAN KENDARAAN OTOMATIS BERBASIS
MIKROKONTROLER ARDUINO UNO},
year={2022},
url={http://eprints.pktj.ac.id/129/},
abstract={Pertumbuhan jumlah kendaraan sangat tinggi tidak dibarengi dengan perilaku berkeselamatan sebagai pengendara kendaraan bermotor. Menurut National Highway Traffic Safety Administration tahun 2017 lebih dari 30% kecelakaan lalu lintas berkaitan dengan faktor kecepatan menyebabkan angka
kematian yang tinggi. Untuk mengatasi masalah terkait factor kecepatan diperlukan alat pengukur kecepatan untuk mengurangi tingkat pelanggaran yang mengakibatkan kematian.
Metode penelitian menggunakan Research and Development untuk
menghasilkan produk tertentu dan menguji keefektifan produk tersebut. Tujuan penelitian adalah membuat prototype pengukur kecepatan otomatis berbasis arduino uno, melakukan pengujian fungsi alat pengukur kecepatan otomatis
berbasis arduino uno, dan menempatkan komponen alat pengukur kecepatan otomatis berbasis arduino uno yang efektif. Prototype terdiri dari komponen inputdan ouput. Komponen input terdiri dari sensor inframerah dan photodiode. Untuk
komponen output terdiri dari LCD I2C, buzzer dan PLX DAQ.
Hasil penelitian berupa prototype alat yang bekerja sesuai dengan fungsinya dan masih terdapat beberapa kelemahan dalam prototype. Salah satukelemahan prototype adalah belum dapat diaplikasikan ke jalan yang sebenarnya.
Untuk penempatan sensor infra merah perlu diukur antara jarak pemancar (receiver) dan penerima (transmitter), karena apabila jaraknya berjauhan maka pada rangkaian penerima (transmitter) tidak mendapatkan sorotan cahaya infra
merah.}
}