@thesis{thesis, author={ARIFFAH RIZKIANA NUR}, title ={PENILAIAN RISIKO RUTE MOBIL TANGKI PERTAMINA (STUDI KASUS PT PERTAMINA PATRA NIAGA TBBM SEMARANG GROUP)}, year={2017}, url={http://eprints.pktj.ac.id/1951/}, abstract={Keselamatan jalan menjadi isu penting nasional pada saat ini karena tingginya angka kecelakaan yang terjadi. Penyebab kecelakaan adalah faktor manusia, faktor kendaraan, faktor lingkungan dan faktor jalan. Korban meninggal dunia akibat kecelakaan mencapai 12 orang per hari di daerah Jawa Tengah. Oleh karena itu, sistem keselamatan angkutan jalan wajib dimiliki oleh setiap perusahaan angkutan umum. Sistem Manajemen Keselamatan Transportasi Darat (SMKTD) diterapkan di PT Pertamina Patra Niaga sebagai perusahaan yang bergerak di bidang pendistribusian minyak dan gas. Pilar kedua SMKTD yaitu Manajemen Risiko Perjalanan sebagai langkah dalam identifikasi rute yang dilalui mobil tangki Pertamina. Manajemen risiko perjalanan untuk menentukan rute yang aman dan selamat dalam proses distribusi bbm. Metode yang digunakan untuk penilaian risiko dalam penelitian ini adalah nilai peluang defisiensi keselamatan infrastruktrur jalan terhadap potensi kecelakaan dan nilai dampak keparahan korban kecelakaan berdasarkan tingkat fasilitas yang dikemukakan oleh Mulyono (2009). Hasil pengkategorian risiko pada rute mobil tangki Pertamina SemarangKendal sebagai berikut, untuk Segmen 1 (Pengapon) dengan kategori risiko Tidak Berbahaya (TB), Segmen 2 (Yos Sudarso) dengan kategori Tidak Berbahaya (TB), Segmen 3 (Siliwangi) dengan kategori Tidak Berbahaya (TB), Segmen 4 (Kaliwungu) dengan kategori Sangat Berbahaya (SB), Segmen 5 (Brangsong) dengan kategori Sangat Berbahaya (SB) dan Segmen 6 (Jambearum) dengan kategori Cukup Berbahaya (CB). Dari hasil pengkategorian tersebut disusun manajemen risiko dan antisipasi bahaya pada setiap segmen berupa kartu rute Semarang-Kendal.} }