A PHP Error was encountered
Severity: Warning
Message: fopen(/home/rama/public_html/application/cache/sessions/rama_session4aofh6q1ua3j6mnc3s91fmrhr1fd9asp): failed to open stream: No space left on device
Filename: drivers/Session_files_driver.php
Line Number: 174
Backtrace:
File: /home/rama/public_html/application/core/MY_Controller.php
Line: 8
Function: __construct
File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 6
Function: __construct
File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once
@thesis{thesis,
author={KURNIAWAN AGUNG},
title ={ANALISIS POTENSI RISIKO BAHAYA PROSES PENGUJIAN TEKNIS MENGGUNAKAN METODE JOB SAFETY ANALYSIS PADA UPT PENGUJIAN KENDARAAN BERMOTOR KABUPATEN GUNUNG KIDUL},
year={2020},
url={http://eprints.pktj.ac.id/1976/},
abstract={Pengujian kendaraan bermotor adalah serangkaian kegiatan menguji dan
atau memeriksa bagian atau komponen kendaraan bermotor, kereta gandengan
dan kereta tempelan dalam rangka pemenuhan terhadap persyaratan teknis dan
laik jalan. Dalam rangka pemenuhan terhadap persyaratan teknis dan laik jalan ini
tentu menyimpan berbagai resiko serta bahaya yang dapat mengancam
keselamatan dan kesehatan dalam bekerja.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi bahaya yang terdapat
pada proses pengujian teknis dengan menggunakan metode analisis deskriptif
kualitatif, penelitian ini mengidentifikasi faktor faktor yang membahayakan
keselamatan dan kesehatan kerja petugas penguji agar dapat menerapkan sistem
manajemen keselamatan dan kesehatan kerja pada gedung pengujian unit
pelaksanaan teknis pengujian kendaraan bermotor Kabupaten Gunung Kidul.
Berdasarkan hasil penelitian observasi proses pengujian teknis pada
Pengujian Kendaraan bermotor Kabupaten GunungKidul terdapat potensi yang
membahayakan petugas penguji dengan urutan yang pertama Pengujian bagian
bawah kendaraan, Pengujian emisi gas buang dan diurutan ketiga Pengujian
speedometer tester kemudian direkomendasikan untuk pengendalian mengguakan
rekayasa teknik, pengendalian administrasi dan alat pelindung diri.}
}