@thesis{thesis, author={Dedi Putra Mahendra }, title ={PENGARUH ELEVASI KAKI TERHADAP HEMODINAMIK PADA PASIEN LANSIA PASCA SPINAL ANESTESI DIRUANGPEMULIHAN RSUD WATES KULONPROGO YOGYAKARTA}, year={2018}, url={http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/1893/}, abstract={Latar Belakang: Salah satu komplikasi pasca spinal anestesi paling sering terjadi pada pasien lansia pasca anestesi spinal yaitu hemodinamik tidak stabil . Kejadian ini memiliki dampak bagi pasien yaitu resiko hipotensi dan bradikardi. Kejadian ini belum menjadi perhatian dari tenaga kesehatan, sehingga diperlukan adanya metode untuk mengatasi kejadian tersebut. Tujuan Penelitian: Mengetahui pengaruh penggunaan Elevasi Kaki terhadap hemodinamik pada pasien lansia pasca spinal anestesi di RSUD Wates Kulonprogo Yogyakarta. Metode Penelitian: Penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen dengan pre-test post-test with control group design, dilaksanakan pada bulan April-Mei 2018. Populasi adalah pasien dengan spinal anastesi berjumlah 100 pasien dan sampel berjumlah 46 sampel. Analisis data menggunakan Wilcokson dan Man Whitney Hasil Penelitian: Sejumlah 46 responden yang dilakukan elevasi kaki, 14 responden (78,4%) diantaranya hemodinamik stabil dan 9 responden (21,2%) mengalami ketidakstabilan hemodinamik. Hasil ini menunjukkan sebagian besar responden yang dilakukan elevasi kakimengalami hemdoinamik stabil. Uji Man Whitney-U diperoleh nilai signifkansi p=0,000 (p <0,05 ) artinya, ada pengaruh pada pemberian elevasi kaki terhadap hemodinamik pada pasien lansia pasca spinal anestesi di ruang pemulihan RSUD Wates Kulonprogo Yogyakarta. Kesimpulan: Terdapat pengaruh pada kelompok eksperimen dalam pemberian Elevasi kaki terhadap hemodinamik pada pasien lansia pasca spinal anestesi di ruang pemulihan RSUD Wates Kulonprogo Yogyakarta Tahun 2018.} }