@thesis{thesis, author={Raden Roro Brilianti Chrisnajayantie }, title ={EFEKTIVITAS KOMPRES HANGAT FEMORALIS DAN ROM PASIF TERHADAP WAKTU PENCAPAIAN BROMAGE SCORE 2 PADA POST SECTIO CAESAREA DI RS PKU MUHAMMADIYAH GAMPING}, year={2020}, url={http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/2649/}, abstract={Latar Belakang: Obat spinal anestesi menyebabkan parastesia sampai analgesia, paresis sampai paralisis, dan vasodilatasi pembuluh darah pada daerah yang terblok. Terhambatnya pemulihan post anestesi berdampak kecemasan dan depresi, memerlukan perawatan lebih lama di ruang pemulihan. Kriteria penilaian yang digunakan untuk pasien spinal anestesi dikeluarkan dari ruang post anestesi care unit adalah nilai Bromage score ? 2. Kompres hangat femoralis dan ROM Pasif dapat meningkatkan sirkulasi darah, sehingga proses metabolisme obat spinal anestesi pun akan meningkat. Tujuan Penelitian: Diketahuinya tingkat keefektivitasan kompres hangat femoralis dan ROM pasif terhadap waktu pencapaian bromage score 2 pada post sectio caesarea di RS PKU Muhammadiyah Gamping. Metode Penelitian: Jenis penelitian quasi eksperimental dengan menggunakan Pre Test Post Test Two Group Design. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan 7 Februari-18 Maret 2020. Populasi studi penelitian ini adalah pasien yang menjalani sectio caesarea dengan teknik spinal anestesi. Sampel dengan jumlah 40 responden yang terbagi menjadi kelompok kompres hangat femoralis dan ROM Pasif. Analisia data menggunakan Mann-Whitney. Hasil Penelitian: Waktu pencapaian bromage score 2 pada kelompok kompres hangat femoralis sebagian besar pada durasi 45-60 menit, dan pada kelompok ROM pasif sebagian besar pada durasi 45 menit. Uji Mann-Whitney didapat hasil p value = 0.671(p value> 0.05). Kesimpulan: Kompres hangat femoralis maupun ROM pasif memiliki keefektivitasan yang sama terhadap waktu pencapaian bromage score 2. Kata Kunci: kompres hangat femoralis, ROM pasif, bromage score 2.} }