@thesis{thesis, author={Hariyati Sri}, title ={HUBUNGAN PENGAWAS MINUM OBAT (PMO) DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PASIEN TUBERKULOSIS DI PUSKESMAS KETANGGUNGAN}, year={2023}, url={http://eprints.poltektegal.ac.id/1851/}, abstract={Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara peran pengawas minum obat dengan kepatuhan minum obat pada penderita tuberkulosis di Puskesmas Ketanggungan. Jenis penelitian ini menggunakan kuantitatif analitik dengan pendekatan cross sectional. Alat yang digunakan adalah kuesioner. Kriteria peran pengawas minum obat dan tingkat kepatuhan pasien tuberkulosis dibagi menjadi 3 yaitu, baik skor 76%-100%, cukup skor 56%-75%, dan kurang apabila <56%. Hasil penelitian ini adalah pasien tuberkulosis yang memiliki kepatuhan minum obat kategori baik sebanyak 20 orang (34,5%), dan kepatuhan minum obat kategori cukup sebanyak 38 orang (65,5%). Sedangkan pengawas minum obat kategori baik sebanyak 44 orang (75,9%), dan peran pengawas minum obat kategori cukup sebanyak 14 orang (24,1%). Terdapat ada hubungan antara peran pengawas minum obat dengan kepatuhan minum obat pasien tuberkulosis di Puskesmas Ketanggungan. Kata kunci : PMO, TB Paru, Kepatuhan Minum Obat.} }