@thesis{thesis, author={Asila Ummi and Prabandari Sari and Susiyarti Susiyarti}, title ={PENGARUH TINGKAT KEMATANGAN TERHADAP KADAR VITAMIN C BUAH PEPAYA (CARICA PAPAYA L) DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS}, year={2023}, url={http://eprints.poltektegal.ac.id/1911/}, abstract={Pepaya merupakan buah yang mengandung banyak vitamin C. Kadar vitamin C berpengaruh pada lingkungan tempat tumbuh, pemakaian berbagai jenis pupuk, dan tingkat kematangan buah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh tingkat kematangan terhadap kadar vitamin C pada buah pepaya menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental data berupa data kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif merupakan data hasil uji kromatografi lapis tipis (KLT) dan reaksi warna menggunakan metylen blue dan benedict. Data kuantitatif merupakan data hasil pengukuran aborbansi kadar vitamin C metode spektrofotometri UV-Vis. Hasil uji kualitatif reaksi warna dengan menggunakan metylen blue menghasilkan warna biru dan larutan benedict menghasilkan warna hijau menunjukan bahwa sampel positif mengandung vitamin C, uji KLT menggunakan fase gerak Butanol : asam asetat : air dan dilihat dibawah sinar UV dengan panjang gelombang 254 nm, nilai Rf pada papaya mentah 0,875, setengah matang 0,925, dan matang 0,85 menunjukan positif mengandung vitamin C. Uji kuantitatif spektrofotometri UV-Vis panjang gelombang maksimum 247 nm didapatkan hasil perbandingan kadar vitamin C pada buah pepaya mentah 27,08 mg/100g lebih tinggi dibandingkan buah pepaya setengah matang 18,85 mg/100g dan buah pepaya matang 14,69 mg/100g. Kata Kunci : Buah pepaya, Spektrofotometri UV-Vis, Tingkat kematangan, Vitamin C} }