@thesis{thesis, author={NAPOLEON AZAYAKA GUSTI}, title ={KOROSI PADA PISAU MESIN PENCACAH RUMPUT DENGAN MATERIAL BAJA KARBON ST 41}, year={2023}, url={http://eprints.poltektegal.ac.id/3256/}, abstract={Domba merupakan hewan dengan bulu tebal yang dipelihara oleh masyarakat di desa penusupan. Domba memerlukan rumput yang cukup banyak untuk makanan. Tapi para peternak masih menggunakan sabit untuk mencacah rumput sehingga membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mencacahnya. Mesin pencacah sangat diperlukan petani dan peternak untuk mencacah bahan pakan menjadi potongan-potongan yang kecil. Pada mesin pencacah terdapat komponen utama yaitu pisau. Pada penelitian ini dilakukan uji korosi pisau dengan bahan ST 41 untuk mengetahui laju korosi pisau mesin pencacah. Hasil dari uji korosi bahwa pengaruh laju korosi pada spesimen coating zinc cromate pada baja ST 41 pisau mesin pencacah dengan waktu 72 jam raw material menunjukkan laju korosi 0,00871516284 mmpy selisih massa 0,4 gram, kemudian dengan waktu 72 jam zinc cromate (B1) menunjukan laju korosi 0,00434741618 mmpy selisih massa 0,2 gram, sementara pada waktu 72 jam zinc cromate (B2) menunjukan laju korosi 0,00586682296 mmpy dengan selisih massa 0,27 gram dan pada waktu 72 jam zinc cromate (B3) menunjukan laju korosi 0,0043575474 mmpy dengan selisih massa 0,2 gram. Oleh karena itu laju korosi dengan angka tertinggi adalah pada spesimen raw material karena tidak dilapisi dengan zinc cromate pada saat pengujian laju korosi. Kata Kunci: Mesin Pencacah, Baja, Uji Korosi.} }