@thesis{thesis, author={Sugiharto Siswoyo}, title ={PEMBUATAN MIKROEMULSI MINYAK BUAH MERAH (PANDANUS CONOIDEUS) DAN PENENTUAN NILAI IC50 DENGAN METODE DPPH}, year={2024}, url={http://eprints.poltektegal.ac.id/4109/}, abstract={Buah Merah merupakan tanaman yang sering dimanfaatkan oleh masyarakat Papua secara turun temurun sebagai stamina dan daya tahan tubuh. Selain itu, juga telah diperoleh hasil penelitian yang menyatakan bahwa Buah Merah memiliki senyawa tokoferol yang berkhasiat sebagai antioksidan sehingga dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh dan menangkal radikal bebas. Tujuan penelitian ini untuk menentukan nilai IC50 mikroemulsi minyak Buah Merah agar diketahui seberapa kuat kandungan aktivitas antioksidan dalam Buah Merah. Metode penelitian yang digunakan berupa eksperimen dengan teknik sampling yang digunakan dengan cara total sampling. Populasi yang digunakan adalah mikroemulsi minyak Buah Merah dibagi menjadi tiga sampel yaitu A, B dan C. Penentuan nilai IC50 menggunakan metode DPPH (1,1- difenil-2-pikrilhidrazil). Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu terdapat kandungan aktivitas antioksidan pada mikroemulsi minyak Buah Merah pada sampel A, B dan C. Nilai IC50 yang diperoleh sampel A, B dan C berturut-turut yaitu 362,242 ppm; 575,174 ppm dan I992,966 ppm yang tergolong memiliki aktivitas antioksidan yang sangat lemah karena memiliki nilai IC50 > 200 ppm. Kesimpulan dari penelitian ini adalah mikroemulsi minyak Buah Merah memiliki aktivitas antioksidan yang sangat lemah.} }