@thesis{thesis, author={ANATIN ATIN}, title ={Pengembangan buku panduan layanan bimbingan klasikal berbasis problem based learning untuk meningkatkan self regulated learning siswa SMAN 1 Compreng}, year={2024}, url={http://eprints.uad.ac.id/62170/}, abstract={Self regulated learning merupakan kemampuan siswa untuk mengontrol diri terhadap proses-proses kognitif. Problem based learning merupakan suatu proses pembelajaran dengan memecahkan suatu masalah. Self regulated learning merupakan aspek yang sangat penting dalam mendorong siswa mencapai tujuan belajar secara optimal, di mana siswa dapat mengendalikan aktifitas akademik dan memonitor motivasinya sendiri. Kemampuan belajar self regulated learning sudah seharusnya dimiliki oleh siswa, namun pada kenyataannya masih banyak siswa yang belum sadar terkait pentingnya self regulated learning. Masih banyak siswa SMA yang belum sadar terkait pentingnya self regulated learning. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengembangkan buku panduan Layanan Bimbingan Klasikal berbasis problem based learning. Model penelitian yang digunaka ialah model 4D, Terdiri empat tahapan pengembangan yaitu define atau bisa disebut sebagai tahap analisis kebutuhan, design yaitu tahap membuat konsep atau kerangka produk yang akan dikembangkan, development pada tahap ini dilakukan uji validasi untuk menentukan kelayakan media yang dikembangkan dan yang terakhir yaitu tahap disseminate atau disebut juga tahap implementasi dari media yang dikembangkan. Subjek penelitian ialah siswa kelas X SMAN 1 Compreng. Pengumpulan data mengggunakan skala Self regulated learning. Teknik analisis data yang digunakan ialah analisis kuantitatif dan kualitatif. Dari penyebaran skala yang dilakukan kepada siswa kelas X SMAN 1 Compreng, diperoleh data pada setiap kategori. Diperoleh data sebanyak 4,63% siswa kategori tinggi, 31,48% siswa kategori sedang, 57,4% siswa kategori sedang dan 6,49% siswa kategori rendah. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberi informasi sebagai gambaran dan panduan dalam memberikan layanan terkait self regulated learning pada siswa SMA, Sehingga layanan dapat berjalan secara efektif dan optimal.} }