@thesis{thesis, author={Gupita Puteri Bunga}, title ={Usulan relayout proses produksi menggunakan metode Systematic Layout Planning (SLP) dan similasi promodel (Studi kasus: CV. Tunas Jaya Abadi)}, year={2024}, url={http://eprints.uad.ac.id/63141/}, abstract={Tata letak fasilitas merupakan elemen yang penting dan memiliki dampak signifikan terhadap kemampuan perusahaan untuk mempertahankan proses produksinya. Terdapat permasalahan di layout proses Produksi CV. Tunas Jaya Abadi karena terjadi Backtracking, Cross movement, jarak perpindahan material yang jauh dan Cost Material Handling (CMH) yang tinggi. Permasalahan tersebut berdampak pada proses pendistribusian produk yang terlambat karena waktu banyak dihabiskan dalam proses perpindahan. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan usulan relayout proses produksi untuk mengurangi Backtracking, Cross movement, jarak perpindahan, dan Cost Material Handling (CMH). Perancangan usulan relayout menggunakan metode Systematic Layout Planning (SLP) dengan mempertimbangkan hubungan antar stasiun kerja atau Activity Relationship Chart (ARC) dan aliran material. Evaluasi hasil relayout tentu sulit jika tidak dilakukan percobaan secara langsung. Hal tersebut juga bisa memakan waktu dan biaya yang cukup besar, maka dari itu evaluasi relayout dapat dilakukan dengan pendekatan simulasi. Simulasi dilakukan dengan pendekatan waktu operasi dan waktu perpindahan material. Dengan adanya perubahan jarak akibat dari usulan relayout diharapkan waktu proses perpindahan material dapat dialokasikan untuk proses operasi sehingga dapat menghasilkan produk yang lebih banyak dan meminimasi keterlambatan distribusi. Hasil dari pengolahan menggunakan Systematic Layout Planning usulan relayout yang terpilih yaitu layout alternatif 2 dengan jarak perpindahan per shift sebesar 351 m dari yang sebelumnya 489 m dan dengan penurunan biaya sebesar Rp8.308 per shift. Kemudian Backtracking, Cross movement berkurang yaitu dari 7 kali Backtracking, 1 kali Cross movement, dan 4 kali Backtracking sekaligus Cross movement menjadi 2 kali Backtracking, 1 kali Cross movement, dan 2 kali Backtracking sekaligus Cross movement. Berdasarkan pengolahan menggunakan simulasi diperoleh hasil bahwa layout aktual menghasilkan produk yaitu 15441 Vinir. Kemudian layout alternatif 2 atau alternatif yang terpilih sebesar 15558 Vinir. Maka terjadi kenaikan sebesar 0,76% pada usulan alternatif 2.} }