@thesis{thesis, author={Anggraini Sela}, title ={Analisis postur kerja pada Stasiun Kerja Shaping dengan metode Rapid Entire Body Assement (REBA): Studi kasus di UMKM Sanggar Peni}, year={2024}, url={http://eprints.uad.ac.id/63150/}, abstract={Sanggar Peni memproduksi berbagai macam kerajinan batik kayu.Salah satu Proses produksinya yaitu pengukiran (Shaping) dimana proses pengukiran adalah proses penyayatan atau proses pengurangan volume pada kayu yang telah sesuai dengan pola yang telah ditentukan. Berdasarkan hasil pengamatan dan pengisian kuesioner Nordic Body Map (NBM), mengalami keluhan MSDs dengan level sakit pada 25 bagian tubuh dan level cukup sakit pada 2 bagian tubuh. Sehingga mengakibatkan menurunnya hasil produksi dimana dalam satu hari operator dapat menghasilkan 8 produk menjadi 5 produk dalam sehari. Jika masalah ini tidak segera teratasi, dapat menimbulkan masalah kesehatan baik dalam waktu dekat maupun di masa mendatang. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur resiko postur kerja dengan REBA dan mengusulkan perbaikan postur kerja bedasarkan hasil analisis dengan metode REBA Metode yang digunakan pada analisis postur kerja shaping yaitu dengan kuesioner Nordic Body Map (NBM) yang bertujuan untuk mengukur rasa nyeri otot pada pekerja dan Rapid Entire Body Assessment (REBA) digunakan untuk menghitung dan menganalisis seluruh bagian tubuh pekerja. Alat yang digunakan dalam pengambilan data pada penelitian ini berupa lembar kuesioner, alat tulis dan kamera. Hasil perhitungan pada operator shaping umumnya memiliki tingkat tingkat risiko yang sangat tinggi, nilai risiko tertinggi yaitu 11 yang didapat pada postur 1 bagian kiri , postur 2 bagian kiri, postur 1 bagian kanan, dan postur bagian pengambilan kayu dan nilai risiko terendah yaitu 10 yang didapat pada postur 2 bagian kanan. Dari 5 postur tubuh operator yang diteliti terdapat ketidaksesuaian postur kerja yang dapat mengalami tingkat kelelahan yang berlebih dan cedera, sehingga perlu dilakukan perbaikan saat ini juga.} }