@thesis{thesis, author={Kahfi Muhammad}, title ={Analisis usulan perbaikan untuk menurunkan waste pada produksi rantai kayu dengan metode DMAIC dan Lean Six Sigma (Studi kasus: UKM Jogja Home Deco)}, year={2024}, url={http://eprints.uad.ac.id/63153/}, abstract={UKM Jogja Home Deco merupakan salah satu produsen kerajinan kayu bubut dengan berbagai jenis macam produk salah satunya produk rantai kayu. Salah satu tantangan yang dihadapi oleh UKM Jogja Home Deco yaitu masih terdapat sebagian besar produk yang tidak memenuhi standar dan masih terjadi waste selama proses produksi berlangsung. Bedasarkan pengamatan terdapat produk yang mengalami defect selama proses produksi, yakni ±5% perhari. Hal ini masih dianggap merugikan karena UKM masih menghendaki tidak adanya waste selama proses produksi. Adapun pemborosan lainnya yang sering muncul adalah waste of motion. Hal ini mengakibatkan kerugian di UKM Jogja Home Deco sehingga tujuan dilakukan penelitian ini yaitu melakukan analisis penyebab munculnya waste dan menganalisis usulan perbaikan guna menurunkan waste pada proses produksi rantai kayu di UKM Jogja Home. Metode pendekatan untuk menyelesaikan permasalahan yang ada yaitu dengan metode DMAIC dan Lean Six Sigma. DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control) merupakan salah satu tahapan yang ada di lean six sigma. Pada tahapan penelitian ini hanya sampai pada tahap DMAI (Define, Measure, Analyze, Improve) yaitu define untuk mengidentifikasi permasalahan, measure yaitu pengukuran data yang diperoleh, analyze yaitu menganalisis permasalahan yang terjadi, improve yaitu untuk memberikan rekomendasi perbaikan. Metode Lean Six Sigma merupakan salah satu pendekatan yang berkelanjutan untuk mengurangi defect. Dari hasil analisis yang dilakukan, ditemukan faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya waste seperti bahan baku yang tidak berkualitas, belum adanya standarisasi kerja, mesin yang kotor dan sumber daya manusia yang kurang terampil. Berdasarkan hasil pengolahan data diberikan rekomendasi perbaikan waste motion yaitu memperbaiki suasana kerja dan mengganti mesin yang digunakan untuk proses produksi menjadi lebih modern berupa table shaw dan untuk waste defect yaitu memberikan pengarahan, melakukan pengawasan dan membuat standarisasi bahan baku di UKM Jogja Home Deco.} }