@thesis{thesis, author={Sulistiyani Nur Fadzlina}, title ={Tindak tutur ilokusi dalam novel Dikta dan Hukum karya Dhia’an Farah}, year={2024}, url={http://eprints.uad.ac.id/63656/}, abstract={Tindak tutur merupakan teori tentang bagaimana kita melakukan tindakan melalui kata-kata (speech act). Tindak tutur dapat ditemukan saat terjadinya peristiwa tuturan secara langsung atau tertulis seperti dalam novel Dikta dan Hukum. Adanya penelitian ini didasarkan pada kepopuleran novel Dikta dan Hukum karya Dhia?an Farah yang banyak diminati para pembaca di kalangan remaja. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan fungsi tindak tutur ilokusi dalam novel Dikta dan Hukum. Penelitian ini menggunakan teori Searle sebagai pisau analisis. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah novel Dikta dan Hukum karya Dhia?an Farah, sedangkan objek penelitiannya adalah dialog dalam novel yang mengandung tindak tutur ilokusi. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik simak dan catat. Metode dan teknik analisis data yang digunakan adalah metode padan dengan menerapkan metode padan pragmatis. Dari penelitian yang dilakukan, peneliti mendapatkan 47 data yang mengandung bentuk tindak tutur ilokusi dan 23 fungsi tindak tutur ilokusi. Hasil dari penelitian tersebut dapat disimpulkan sebagai berikut: (1) bentuk tindak tutur ilokusi dalam novel Dikta dan Hukum terbagi atas 5, yaitu asertif, direktif, ekspresif, komisif, dan deklaratif. Terdapat 17 bentuk asertif, 7 bentuk direktif, 11 bentuk ekspresif, 11 bentuk komisif, dan 1 bentuk deklaratif: (2) fungsi tindak tutur ilokusi dalam novel Dikta dan Hukum yang terbagi atas 4, yaitu kompetitif, konvival, kolaboratif, dan konfliktif. Terdapat 2 fungsi kompetitif, 9 fungsi konvival, 10 fungsi kolaboratif, dan 2 fungsi konfliktif.} }