@thesis{thesis, author={Aqila Syifa}, title ={Analisis implementasi Contractor Safety Management System (CSMS) pada fase pelaksanaan di Pertamina Hulu Energi (PHE) Ogan Komering}, year={2024}, url={http://eprints.uad.ac.id/63680/}, abstract={Latar Belakang: Intensitas tinggi pada proyek dan tahapan pekerjaan di Pertamina Hulu Energi (PHE) Ogan Komering mengharuskan sejumlah besar kontraktor dan subkontraktor untuk beroperasi di area tersebut . Secara total, teradapat 70% pekerja berasal dari kontraktor, dan 90% korban kecelakaa n terjadi pada kontraktor. Oleh karena itu, penting bahwa kontraktor yang dipekerjakan di bidang ini memprioritaskan K3. Salah satu pendekatan untuk mencapai tujuan ini adalah dengan menerapkan CSMS , yang memastikan bahwa kontraktor memasukkan aspek K3 dalam proyek yang dikerjakan . Implementasi CSMS sering menghadapi tantangan, seperti pemahaman kontraktor yang terbatas nya mengenai CSMS . Maka diperlukannya upaya secara proaktif untuk mengatasi hambatan ini dan mencegah kesalahan di antara pekerja yang dapat menyebabkan insiden. Metode: Rancangan penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan rancangan studi kasus dengan pengumpulan data dari wawancara, observasi dan telaah dokumen. Hasil: Contractor Safety Management System (CSMS ) terdiri dari 2 Fase yaitu Administrasi dan Pelaksanaan, pada Fase Pelaksanaan terdiri dari Penilaian Sebelum Bekerja (PSB), Penilaian Berjalan (PB), dan Penilaian Akhir (PA). Secara umum pelaksanaan CSMS sudah berjalan dengan baik, hal ini dapat dilihat dari tersedianya SIKA, SIM L dan juga terdapat Safety Induction sebagai langkah meminimalisir risiko kecelakaan. Faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan CSMS ini adalah kesadaran dari semua pihak yang terlibat. Apabila kesadaran dalam pelaksanaan CSMS kurang maka pelaksannanya akan terhambat. Kesimpulan: implementasi CSMS sudah berjalan dengan baik dan telah berh asil meningkatkan kesadaran K3 dan mengurangi insiden kerja, tetapi perlu peningkatan pengawasan dan sosialiasi terhadap pekerja kontraktor, terutama pada pekerjaan yang memiliki risiko tinggi.} }