@thesis{thesis, author={Putri Ardana Cahya}, title ={Pengaruh edukasi imunisasi dasar lengkap berbasis video terhadap tingkat pengetahuan, sikap dan praktik orang tua di puskesmas Banguntapan II}, year={2024}, url={http://eprints.uad.ac.id/64038/}, abstract={Berdasarkan data cakupan Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) Dinkes Kabupaten Bantul, Puskesmas Banguntapan II memiliki cakupan IDL sebesar 89,8% yang artinya belum memenuhi target cakupan IDL Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yaitu 98%. Hal ini dapat disebabkan kurangnya pengetahuan, sikap dan praktik orangtua tentang imunisasi. Perlu upaya meningkatkan pengetahuan, sikap dan praktik dengan pemberian video edukasi. Tujuan penelitian mengetahui gambaran dan pengaruh video edukasi terhadap pengetahuan, sikap dan praktik orangtua tentang imunisasi di Puskesmas Banguntapan II. Metode penelitian ini yaitu studi pre-experimental design dengan One Groups Pretest-Posttest Design. Besar sampel ditentukan dengan software open-epi sebanyak 84 responden dengan populasi orangtua di Puskesmas Banguntapan II periode 20 Maret-28 April 2024. Teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Penelitian ini menggunakan kuesioner dan video edukasi. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dan uji Wilcoxon. Intervensi dilakukan dengan pemberian edukasi berbasis video di grup Whatsapp. Hasil penelitian menunjukkan responden setelah pemberian intervensi memiliki tingkat pengetahuan baik dan cukup masing-masing (97,6%) dan (2,4%). Responden yang memiliki tingkat sikap baik, cukup dan buruk masing-masing (97,6%);(2,4%) dan (1,3%). Responden yang memiliki tingkat praktik baik dan cukup masing-masing (96,4%) dan (3,6%). Hasil uji Wilcoxon pada pengetahuan dan sikap masing-masing 0,000 (<0>0,05). Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pemberian edukasi IDL berbasis video dapat meningkatkan pengetahuan, sikap dan praktik orangtua. Selain itu terdapat pengaruh edukasi IDL berbasis video terhadap pengetahuan dan sikap, sedangkan tidak terdapat pengaruh edukasi IDL berbasis video terhadap praktik orangtua di Puskesmas Banguntapan II.} }