@thesis{thesis, author={Wulandari Friska}, title ={Hubungan berat badan lahir rendah (BBLR), riwayat asi eksklusif, pendapatan keluarga dan tingkat pendidikan ibu terhadap kejadian stunting di wilayah kerja puskesmas Sijuk Kabupaten Belitung}, year={2024}, url={http://eprints.uad.ac.id/64118/}, abstract={Latar Belakang: Stunting adalah gangguan pertumbuhan dan perkembangan pada anak yang disebabkan oleh gizi buruk, infeksi berulang, dan stimulasi psikososial yang tidak memadai. Anak didefinisikan stunting pada saat pertumbuhan dan perkembangan tinggi badan tidak sesuai dengan anak seusianya. Prevalensi stunting di Kabupaten Belitung sebesar 19,6% dan prevalensi stunting di wilayah kerja Puskesmas Sijuk Kabupaten Belitung sebesar 16,09%. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian case control dengan analisis Chi-Square. Sampel penelitian ini berjumlah 125 sampel kasus dan 125 sampel kontrol. Instrument yang digunakan yaitu kuesioner untuk mengetahui BBLR, riwayat ASI eksklusif, pendapatan keluarga dan tingkat pendidikan ibu. Hasil: Penelitian menunjukkan adanya hubungan antara Berat Badan Lahir Rendah (p-value 0.000; OR = 11,31), Riwayat ASI Eksklusif (p-value 0.000; OR = 7,58), Tingkat Pendidikan Ibu (p-value 0.000; OR = 4,73) dan tidak terdapat hubungan antara Pendapatan Keluarga (p-value 0.206; OR = 1,42) terhadap kejadian stunting di wilayah kerja Puskesmas Sijuk Kabupaten Belitung. Kesimpulan: Ada hubungan antara BBLR, Riwayat ASI Eksklusif dan Tingkat Pendidikan Ibu serta tidak terdapat hubungan antara Pedapatan Keluarga terhadap kejadian stunting di wilayah Kerja Puskesmas Sijuk Kabupaten Belitung.} }