@thesis{thesis, author={Rizky Maulana Nafta}, title ={Pengaruh edukasi video imunisasi terhadap tingkat pengetahuan, sikap, dan praktik orang tua di Puskesmas Kalasan}, year={2024}, url={http://eprints.uad.ac.id/75652/}, abstract={Imunisasi dasar diperlukan untuk memperkuat sistem pertahanan tubuh sehingga kebal terhadap penyakit. Berdasarkan data cakupan Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) Dinkes Kabupaten Sleman, IDL Puskesmas Kalasan sebesar 98%. Target cakupan imunisasi di Provinsi DIY diatas 98%. Untuk meningkatkan cakupan imunisasi sendiri perlu adanya dukungan masyarakat. Upaya untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan praktik orang tua salah satunya dengan pemberian edukasi melalui video. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui gambaran terhadap pengetahuan, sikap, dan praktik serta pengaruh video imunisasi terhadap pengetahuan, sikap, dan praktik. Metode penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif dengan model pre-experimental design dengan ?One Group Pretest-Posttest Design?. Jumlah sampel sebanyak 54 responden ditentukan dengan rumus open-epi, teknik purposive sampling menggunakan kriteria inklusi yaitu orang tua yang melakukan imunisasi di Puskemas Kalasan. Penelitian dilaksanakan 26 Maret-23 April terdiri dari pelaksanaan pre-test, intervensi, dan post-tets. Intervensi diberikan dengan memberikan video edukasi selama 7 hari melalui Whatsapp. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dan uji Wilcoxon. Hasil data penelitian yang diperoleh dari 54 responden terhadap hasil pretest pengetahuan, sikap, dan praktik orang tua secara berturut-turut pada kategori buruk sebesar 0%; cukup 18,5%, 11,1%, 11,1%; dan baik 81,5%, 88,9%, 88,9%. Pada hasil posttest pengetahuan, sikap dan praktik orangtua secara berturut-turut pada kategori buruk sebesar 0%; cukup 9,3%, 0%, 3,7%; dan baik 90,7%, 100%, 96,3%. Hasil uji Wilcoxon pada pengetahuan 0,003 sikap 0,000 dan praktik 0,001 (p-value <0,05). Kesimpulan penelitian ini yaitu edukasi video IDL berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pengetahuan, sikap dan praktik orang tua di wilayah kerja Puskesmas Kalasan.} }