@thesis{thesis, author={BAHRY AL FARIZI A.R.}, title ={Ideologi dan kelas sosial pengarang dalam novel Tafṣīl Ṡānawī karya Adania Shibli (kajian strukturalisme genetik Lucien Goldmann)}, year={2024}, url={http://eprints.uad.ac.id/75717/}, abstract={Tujuan penelitian ini ialah menjelaskan struktur pembangun karya sastra sekaligus menjelaskan fakta kemanusiaan, pandangan dunia pengarang, serta ideologi dan kelas sosial pengarang dalam novel Taf??l ??naw? karya Adania Shibli. Jenis penelitian ini ialah deskriptif-kualitatif. Pendekatan penelitian ini ialah sosiologi sastra dengan teori strukturalisme genetik Lucien Goldmann. Sumber data primer dalam penelitian ini adalah kata, frasa, klausa, kalimat, wacana, dan dialog dalam novel Taf??l ??naw? karya Adania Shibli. Sumber data sekunder dalam penelitian ini adalah segala jenis referensi yang relevan mengenai novel Taf??l ??naw? karya Adania Shibli, wawancara Adania Shibli, karya-karya ilmiah yang ditulis Adania Shibli, referensi mengenai sejarah maupun situasi sosial, politik, ekonomi dan kebudayaan Palestina kontemporer beserta dunia Arab pada umumnya, dan segala jenis referensi mengenai pemikiran strukturalisme genetik Lucien Goldman. Baik berbentuk digital maupun fisik. Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik kepustakaan dan teknik simak catat. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis konten dan analisis dialektik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel ini memiliki struktur karakter yang terdiri dari karakter bulat yang direpresentasikan oleh tokoh ?Aku? dan karakter datar yang diwakili oleh beberapa tokoh lain seperti Gadis Badui dan Komandan tentara. Novel ini juga menggambarkan tindakan dan latar yang merujuk pada peristiwa-peristiwa historis di Palestina dan Israel. Fakta kemanusiaan yang diangkat dalam novel ini mencakup operasi militer, kolonialisme, kejahatan HAM, ketimpangan ekonomi, patriarki, dan penghapusan sejarah Palestina. Pandangan dunia yang teridentifikasi adalah realisme magis dan posmodernisme, sedangkan ideologi dan kelas sosial pengarang adalah intelektualisme dan subaltern.} }