@thesis{thesis, author={Murti Pratiwi Mutiara}, title ={Perbaikan layout produksi untuk mengurangi jarak dan biaya dengan mempertimbangkan aspek lingkungan}, year={2024}, url={http://eprints.uad.ac.id/75971/}, abstract={Perencanaan tata letak fasilitas adalah aspek penting dalam sistem manufaktur. PT. XYZ, sebuah perusahaan riset dan pengembangan yang juga memproduksi massal berbasis permintaan konsumen, menghadapi tantangan untuk memproduksi 5000 set alat ukur setiap bulan, yang memiliki 12 departemen, namun terdapat beberapa kelemahan, seperti tidak adanya departemen receiving, shipping, dan ruang produk cacat, yang menyebabkan barang not good berserakan di lini produksi, sehingga mengganggu produksi dan tingginya ongkos material handling (OMH) karena jarak antar departemen masih jauh. Penelitian ini bertujuan untuk mengusulkan layout alternatif yang dapat mengatasi masalah tersebut dengan mempertimbangkan aspek lingkungan melalui penghitungan emisi karbon CO2 dari penggantian forklift diesel ke elektrik. Penelitian ini menggunakan metode Algoritma Layout Design Program (ALDEP) untuk mengoptimalkan tata letak fasilitas. Langkah pertama adalah identifikasi masalah, kemudian penentuan tujuan penelitian, studi literatur, dan pengumpulan data, kemudian data tersebut diolah menggunakan software DOSBox yang menjalankan program ALDEP, menghasilkan beberapa alternatif layout. Layout yang paling optimal dipilih berdasarkan Total Closeness Rating (TCR) terbesar dan pertimbangan aspek lingkungan, dalam pemilihan jenis forklift yang digunakan di pabrik. Hasilnya, penambahan tiga departemen baru (receiving, shipping, dan ruang produk cacat) mengurangi jarak perpindahan material dari 1409,25 meter menjadi 1157,75 meter serta menurunkan ongkos material handling (OMH). Penggunaan forklift elektrik menunjukkan biaya operasional dan emisi karbon dioksida (CO2) lebih rendah dibanding forklift diesel. Penelitian ini menekankan pentingnya desain tata letak fasilitas yang optimal dalam meningkatkan efisiensi produksi, mengurangi biaya produksi, dan meminimalkan dampak lingkungan. Kesimpulan penelitian ini memberikan rekomendasi praktis untuk meningkatkan produktivitas dan mendukung keberlanjutan lingkungan di sektor manufaktur.} }