@thesis{thesis, author={Setyawan Hari}, title ={Pengaruh penggunaan gadget terhadap perilaku verbal abuse peserta didik kelas VIII di MTS Muhammadiyah Kasihan Bantul}, year={2023}, url={http://eprints.uad.ac.id/76844/}, abstract={Salah satu hasil kemajuan teknologi yaitu terciptanya gadget. Terciptanya gadget memiliki fungsi dan manfaat sebagai alat komunikasi, menjalin komunikasi dengan kerabat jauh dan teman, serta menunjang ilmu pendidikan. Banyak kosakata negatif yang diserap anak dari gadget sehingga anak cenderung melakukan verbal abuse. Kekerasan verbal/verbal abuse merupakan suatu tindakan membentak, memberikan hinaan, membuat malu, memberi umpatan, dan memberi rasa takut kepada orang lain menggunakan ucapan yang tidak pantas. Tujuan dari penelitain ini yaitu mengetahui pengaruh penggunaan gadget terhadap perilaku verbal abuse. Metode penelitian yang digunakan yaitu menggunakan pendekatan kuantitatif dengan model korelasional. Penelitian dilakukan di MTs Muhammadiyah Kasihan Bantul dengan populasinya peserta didik kelas VIII. Total sampel yang digunakan berjumlah 45 peserta didik dan terdiri atas kelas VIII A dan VIII B. Variabel yang digunakan yaitu penggunaan gadget sebagai variabel bebas dan perilaku verbal abuse sebagai variabel terikat. Instrument yang digunakan, yaitu skala verbal abuse. Hasil dari pengujian validitas terdapat 8 butir pernyataan penggunaan gadget dan 26 butir pernyataan perilaku verbal abuse. Hasil uji reabilitas 34 butir pernyataan reliabel/konsisten. Data dianalisis menggunakan teknik regresi linier sederhana dengan uji prasyarat meliputi uji normalitas, uji linieritas, serta uji heteroskedasitas. Hasil penelitian yang didapatkan yaitu data berdistribusi normal, terdapat hubungan linier antar variabel, dan data bersifat homogen. Penggunaan gadget tertinggi dalam kategori tinggi sebesar 60%. Perilaku verbal abuse tertinggi dalam kategori sedang sebesar 56%. Hasil uji hipotesis menunjukkan terdapat pengaruh penggunaan gadget terhadap perilaku verbal abuse. Besar pengaruh verbal abuse sebesar 11,5% dengan 89,5% dipengaruhi oleh faktor lainnya. Dengan tinggi hasil penggunaan gadget dapat dilakukan konseling kognitif behavior dengan teknik self instruction training.} }