@thesis{thesis, author={nurfitria Syifa}, title ={Analisis faktor yang mempengaruhi impor jagung di Indonesia}, year={2023}, url={http://eprints.uad.ac.id/76848/}, abstract={Negara Indonesia dikenal negara lain sebagai negara agraris yang artinya negara yang terkenal akan pertaniannya. Berbagai jenis hasil yang kualitasnya tidak kalah dari negara lainnya banyak dihasilkan di Indonesia seperti tanaman yang biasa dikonsumsi oleh masyarakat umum di Indonesia seperti padi, kacangkacangan, jagung, umbi. Salah satu impor pangan terbesar Indonesia adalah jagung, Indonesia dan Philipina adalah importir jagung terbesar dalam Asia tenggara (Bangga Yoga & Saskara, 2013). Hal ini dikarenakan tanaman ini merupakan bahan untuk makan selain beras yang sangat lumrah dikonsumsi di negeri Indonesia ini, tetapi karena keterbatasan lahan sawah yang ada dan susah ditanam di sebagian tempat. Industri dalam pengelolaan jagung tiap tahunnya mengalami kenaikan hal ini disebabkan karena kebutuhan pasar yang ikut meningkat tiap tahunnya yang membuatnya menjadi komoditas yang masuk dalam tiga besar nasional.Dengan adanya kebutuhan di dalam negeri yang sangat tinggi membuat pemerintah harus mengambil tindakan mengimpor dari negara lain dalam upaya untuk pemenuhan kebutuhan dalam negeri. Impor jagung merupakan pengiriman jagung yang diproduksi dari luar lalu masuk ke Indonesia secara legal, pada umumnya dalam kegiatan jual beli. Dari penjelasan tersebut, penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui faktor apa saja yang berhubungan dengan Impor jagung di Indonesia, Adapun faktor yang digunakan antara lain harga jagung domestik, produksi jagung domestik, PDB, terms of trade hingga nilai tukar rupiah. Dalam penelitian ini menggunakan data sekunder yang diambil dari situs BPS, Kementerian Pertanian, Outlook Jagung, dan OECD. Data sekunder yang dipergunakan yaitu data deret waktu (time series) untuk rentang waktu 1989-2021. Metode yang digunakan adalah VECM (Vector Error Correction Model) untuk mengetahui hubungan jangka panjang dan jangka pendek antara variabel dependen dengan variabel Independen dengan lokasi negara Indonesia. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa variabel independen memiliki pengaruh signifikan terhadap variabel dependen. Hasil pada jangka panjang menunjukkan bahwa variabel harga jagung domestik, PDB, Nilai tukar rupiah dan Terms of trade dapat berpengaruh signifikan terhadap Impor jagung di Indonesia. Sedangkan produksi jagung domestik tidak berpengaruh terhadap impor jagung di Indonesia. Pada jangka pendek hasil menunjukkan bahwa hanya produksi jagung domestik yang berpengaruh signifikan terhadap impor jagung di Indonesia.} }