@thesis{thesis, author={Bisri Misbakhul}, title ={Penguatan karakter religius peserta didik dalam pembelajaran PPKn kelas X di SMA Negeri 1 Sragi, Pekalongan, Jawa Tengah}, year={2023}, url={http://eprints.uad.ac.id/76857/}, abstract={Karakter religius merupakan karakter yang berhubungan dengan pengamalan ajaran dan kepercayaan masing-masing siswa. Penelitian ini dilatarbelakangi karena adanya banyaknya budaya asing yang berpengaruh buruk terhadap perkembangan karakter religius siswa seperti banyak anak-anak yang membangkang pada orang tuanya, peredaran minuman keras dan obat-obatan terlarang, perilaku seks bebas, tawuran, dan tindakan kriminal lainnya. Adanya fenomena-fenomena tersebut merupakan akibat pengaruh dari budaya asing. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui Penguatan Karakter Religius Peserta Didik Dalam Pembelajaran PPKn Kelas X Di SMA Negeri 1 Sragi, Pekalongan, Jawa Tengah?. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif jenis deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitiannya adalah kepala sekolah, wakil kurikulum, guru PPKn dan siswa. Objek penelitian ini yaitu Penguatan Karakter Religius Peserta Didik Dalam Pembelajaran PPKn Kelas X Di SMA Negeri 1 Sragi, Pekalongan, Jawa Tengah. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Penguatan Karakter Religius Peserta Didik Dalam Pembelajaran PPKn Kelas X di SMA Negeri 1 Sragi, Pekalongan, Jawa Tengah dilakukan melalui 3 tahapan yaitu (1) Perencanaan penguatan karakter religius siswa dengan mengintegrasikannya melalui RPP yang disusun oleh guru PPKn. (2) Pelaksanaan Pembelajaran PPKn untuk Penguatan karakter religius peserta didik Kelas X dilaksanakan dengan mengoptimalkan peran guru PPKn dalam melaksanakan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan (3) Evaluasi Pembelajaran PPKn untuk Penguatan karakter religius siswa terdiri dari penugasan kepada peserta didik, kemudian guru juga memberikan evaluasi terkait pelaksanaan pembelajaran pada pertemuan tersebut.} }