@thesis{thesis, author={Ningrum Endah Puspa}, title ={Formulasi sediaan granul ekstrak etanol 70% kulit jeruk purut (Citrus hystrix) dan uji aktivitas larvasida}, year={2024}, url={http://eprints.uad.ac.id/76995/}, abstract={Indonesia merupakan negara dengan tingkat kasus demam berdarah yang tinggi. Senyawa-senyawa yang terdapat didalam kulit jeruk purut (Citrus hystrix) dapat membantu mencegah vektor penyakit yang ditularkan oleh nyamuk berkembang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa efektif ekstrak kulit jeruk purut (Citrus hystrix) sebagai larvasida dalam bentuk sediaan granul. Studi eksperimental ini menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 70% untuk ekstraksi. Granul dibuat dengan cara granulasi basah, selanjutnya dilakukan uji organoleptis dan sifat fisik granul berupa kandungan lembab, laju alir, dan waktu terdispersi. Setelah itu, dilakukan uji aktivitas larvasida pada larva uji. Data yang diperoleh digunakan untuk menghitung nilai LC50 dan LC90, yang selanjutnya dianalisis menggunakan program statistika SPSS versi 20. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol 70% kulit jeruk purut mengandung alkaloid, polifenol, flavonoid, tanin, terpenoid, serta minyak atsiri. Rata-rata kandungan lembab, laju alir, dan waktu terdispersi granul adalah 0,98%, 2,25 detik, dan 1,3 menit. Aktivitas granul dari ekstrak etanol 70% kulit jeruk purut dalam membunuh larva instar III Aedes aegypti mencapai 100% pada konsentrasi 4%, menunjukkan bahwa tidak ada penurunan aktivitas dibandingkan dengan uji pendahuluan dan tidak terdapat perbedaan signifikan dengan kelompok kontrol positif (nilai p>0,05). Nilai LC50 untuk granul ekstrak ini adalah 0,918% dan LC90 adalah 1,686%. Hasil ini menegaskan bahwa granul ekstrak etanol 70% kulit jeruk purut (Citrus hystrix) memiliki aktivitas larvasida pada larva instar III nyamuk Aedes aegypti.} }