@thesis{thesis, author={Khoiri Alal Falah}, title ={Analisis Perilaku Penggunaan Dompet Digital dengan Pendekatan Technology Acceptance Model (TAM) pada Pengguna di Kota Yogyakarta (Studi E-Wallet Dana)}, year={2024}, url={http://eprints.uad.ac.id/78558/}, abstract={Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perilaku pengguan dompet digital/e-wallet menggunakan pendekatan Technology Acceptance Model (TAM) pada pengguna di kota Yogyakarta. Penelitian ini bersifat kuantitatif, dengan populasi pengguna e-wallet Dana usia 17-35 tahun ke atas di Yogyakarta. Sampel diambil menggunakan metode Purposive Sampling, jumlah sampel sebanyak 100 responden dan data dikumpulkan melalui kuesioner. Analisis dilakukan dengan program SMARTPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hipotesis pertama Perceived usefulness tidak memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap usage behavior, sehingga hipotesis 1 ditolak, hipotesis kedua Perceived ease of use juga tidak memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap usage behavior, sehingga hipotesis 2 ditolak, hipotesis ketiga Perceived usefulness memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap intention to use, sehingga hipotesis 3 diterima, hipotesis keemppat Perceived ease of use tidak memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap intention to use, sehingga hipotesis 4 ditolak, hipotesis kelima Intention to use memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap usage behavior, sehingga hipotesis 5 diterima, hipotesis keenam Perceived usefulness tidak memiliki pengaruh positif terhadap usage behavior melalui intention to use sebagai variabel mediasi, sehingga hipotesis 6 ditolak, hipotesis ketujuh Perceived ease of use juga tidak memiliki pengaruh positif terhadap usage behavior melalui intention to use sebagai variabel mediasi, sehingga hipotesis 7 ditolak. Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun perceived usefulness dan intention to use memiliki hubungan yang signifikan, peran mediasi dari intention to use tidak cukup kuat untuk mempengaruhi usage behavior secara keseluruhan melalui perceived usefulness dan perceived ease of use.} }