@thesis{thesis, author={SYADID M. ADZKA DZUL AZZAM}, title ={Tinjauan faktor penyebab duplikasi nomor rekam medis di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Pedan pada Tahun 2021}, year={2022}, url={http://eprints.udb.ac.id/id/eprint/1295/}, abstract={ABSTRAK M.ADZKA DZUL AZZAM SYADID Tinjauan faktor penyebab duplikasi nomor rekam medis di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Pedan pada Tahun 2021. RS PKU Muhammadiyah Pedan masih terdapat duplikasi nomor rekam medis. Berdasarkan studi pendahuluan terdapat 10 nomor dokumen yang diteliti terdapat 6 dokumen yang terjadi duplikasi dengan prosentase 60% sedangkan yang tidak duplikasi sebanyak 4 dokumen dengan prosentase 40% dokumen. Tujuan dari penelitian ini adalah faktor penyebab duplikasi nomor rekam medis di RS PKU Muhammmadiyah Pedan Klaten pada tahun 2021. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, dengan pendekatan secara retrospektif. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 99 dokumen rekam medis, Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik random sampling, pengambilan sampel secara systematic. Instrumen penelitian berupa pedoman observasi, wawancara, dan checklist. Pengolahan data dengan collecting, editing, tabulating, dan penyajian data. Sistem penomoran yang digunakan yaitu UNS (Unit Numbering System), penomoran rekam medis diatur dalam SPO, Alur prosedur penomoran rekam medis dimulai ketika pasien mendaftar dan petugas mengidentifikasi pasien ke SIMRS untuk memastikan pasien lama atau baru, Faktor-faktor yang menyebabkan duplikasi nomor rekam medis yaitu man, machine, dan method. Kesimpulan dan saran penelitian ini adalah sistem penomoran menggunakan UNS, menggunkan SPO tentang penomoran rekam medis. Alur prosedur penomoran rekam medis dimulai ketika pasien mendaftar dan petugas mengidentifikasi pasien ke SIMRS untuk memastikan pasien lama atau baru. Faktor-faktor yang menyebabkan duplikasi nomor rekam medis yaitu latar belakang pendidikan petugas (man), komputer yang tidak tersistem dengan baik ketika ada duplikasi nomor rekam medis (machine), dan masa pergantian sebelum dan sesudah memakai KIB (method).saran dari peneliti sebaiknya diadakan pelatihan terhadap petugas rekam medis dan melakukan rapat rutin dengan tujuan mengevaluasi atau menilai kinerja petugas Kata kunci : Sistem Penomoran, Duplikasi Nomor Rekam Medis, Berkas Rekam Medis Studi pustaka : 11 ( 2007-2018)} }