@thesis{thesis, author={MUSLIKHAH WINDA SEPVIA}, title ={Tinjauan Keakuratan Kode Diagnosis Diabetes Mellitus Type II Pada Dokumen Rekam Medis Rawat Inap Berdasarkan ICD-10 Di RSAU dr. Siswanto Lanud Adi Soemarmo Tahun 2020}, year={2022}, url={http://eprints.udb.ac.id/id/eprint/1626/}, abstract={WINDA SEPVIA MUSLIKHAH Tinjauan Keakuratan Kode Diagnosis Diabetes Mellitus Type II Pada Dokumen Rekam Medis Rawat Inap Berdasarkan ICD-10 di RSAU dr. Siswanto Lanud Adi Soemarmo Tahun 2020 RSAU dr. Siswanto Lanud Adi Soemarmo merupakan rumah sakit TNI AU dengan tipe kelas D. Jumlah penderita Diabetes Mellitus di Indonesia tahun 2021 sebesar 19,47 juta orang dan diprediksi akan terus meningkat. Diabetes Mellitus Type II merupakan penyakit hiperglikemi akibat insensivitas sel terhadap insulin. Berdasarkan suvei awal terhadap 10 dokumen rekam medis rawat inap diagnosis Diabetes Mellitus Type II ditemukan ketidakakuratan sebesar 60% (6 dokumen) dan keakuratan sebesar 40% (4 dokumen). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keakuratan dan ketidakakuratan kode diagnosis Diabetes Mellitus Type II pada dokumen rekam medis rawat inap berdasarkan ICD-10 di RSAU dr. Siswanto Lanud Adi Soemarmo tahun 2020. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan retrospective, teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Instrumen penelitian berupa pedoman observasi, pedoman wawancara, checklist, alat tulis, alat rekam suara, dan ICD-10. Sampel yang digunakan adalah sampel jenuh dimana sampel diambil dari seluruh jumlah propulasi yaitu sebanyak 135 dokumen. Persentase keakuratan kode diagnosis Diabetes Mellitus Type II di RSAU dr. Siswanto Lanud Adi Soemarmo sebesar 48% (65 dokumen) dan ketidakakuratan kode diagnosis Diabetes Mellitus Type II sebesar 52% (70 dokumen). Ketidakakuratan kode diklasifikasikan menjadi 3 yaitu salah kode karakter ke-4 sebesar 70% (49 dokumen), kurang karakter ke-4 sebesar 26% (18 dokumen), dan kode kurang lengkap sebesar 4% (3 dokumen). Ketidakakuratan kode diagnosis Diabetes Mellitus Type II disebebkan oleh tulisan dokter kurang jelas terbaca dan coder rangkap tugas. Pelaksanaan pengkodean diagnosis Diabetes Mellitus Type II belum sesuai dengan SPO yang ada di RSAU dr. Siswanto Lanud Adi Soemarmo. Sebaiknya dokter menuliskan diagnosis dengan jelas agar memudahkan coder dalam pemberian kode diagnosis, perlunya kejelasan pembagian tugas agar coder tidak rangkap tugas lain serta sebaiknya coder mematuhi SPO coding yang sudah ada. Kata kunci : Keakuratan Kode Diagnosis, Diabetes Mellitus Type II, ICD-10 Kepustakaan : 24 (2006-2021)} }