@thesis{thesis, author={SALSABILA KUFITA ALYA}, title ={TINJAUAN PELAKSANAAN SISTEM PENYIMPANAN BERKAS REKAM MEDIS BERDASARKAN STANDAR AKREDITASI KRITERIA 3.8.4 DI UPTD PUSKESMAS SAWIT BOYOLALI TAHUN 2022}, year={2023}, url={https://eprints.udb.ac.id/id/eprint/1810/}, abstract={ABSTRAK KUFITA ALYA SALSABILA TINJAUAN PELAKSANAAN SISTEM PENYIMPANAN BERKAS REKAM MEDIS BERDASARKAN STANDAR AKREDITASI KRITERIA 3.8.4 DI UPTD PUSKESMAS SAWIT BOYOLALI TAHUN 2022 Di UPTD Puskesmas Sawit diketahui sudah retensi pada tahun 2020, 2021, 2022. Namun pelaksanaan retensi belum memiliki jadwal tetap dalam melakukan retensi. Tujuan penelitian mengetahui pelaksanaan sistem penyimpanan berkas rekam medis berdasarkan standar akreditasi kriteria 3.8.4 di UPTD Puskesmas Sawit Boyolali. Jenis penelitian yang bersifat deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Instrumen penelitian dilakukan dengan observasi dan wawancara. Objek penelitian adalah pelaksanaan sistem penyimpanan rawat jalan aktif hingga tidak aktif, dan subyek penelitian adalah petanggung jawab rekam medis dan 2 petugas rekam medis yang melakukan retensi di rawat jalan di UPTD Puskesmas Sawit. Hasil penelitian adalah di UPTD Puskesmas Sawit sudah terakreditasi madya pada tahun 2017. Salah satu penilaian akreditasi kriteria 3.8.4 mengenai adanya sistem yang memandu penyimpanan dan pemrosesan rekam medis yaitu; 1) kebijakan dan prosedur kejelasan masa retensi, dimana retensi sudah dilaksanakan sejak tahun 2020 berdasarkan standar kriteria 3.8.4 namun dalam pelaksanaan belum ada kejelasan jadwal tetap retensi sesuai dengan elemen penilaian pertama.2) metode identifikasi sudah berjalan sesuai dengan kebijakan dan prosedur. 3) sistem pengkodeaan, penyimpanan, dan dokumentasi sudah sesuai dengan kebijakan dan prosedur. Kesimpulan dalam penelitian ini kebijakan dan prosedur di puskesmas sudah berjalan sesuai kriteria 3.8.4, namun pada prosedur penyimpanan belum terdapat point retensi sesuai PMK RI No. 269/MENKES/III/2008 Tentang Rekam Medis Pasal 9. Pelaksanaan retensi di puskesmas memerlukan adanya jadwal agar terstruktur dan teratur agar lebih tersistem dalam pelaksanaannya, dan perlu adanya pelatihan untuk petugas dalam retensi berkas di penyimpanan.} }