@thesis{thesis, author={WIJAYANTI SOVIE NOFIA}, title ={Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak dan Fraksi N-heksan, Etil Asetat, Air Dari Kulit Buah Kakao (Theobroma cacao L) Terhadap Bakteri Propionibaterium acnes Secara Difusi}, year={2023}, url={https://eprints.udb.ac.id/id/eprint/1848/}, abstract={Kulit buah kakao (Theobroma cacao L.) adalah salah satu tanaman yang dapat digunakan sebagai antibakteri. Kulit buah kakao (Theobroma cacao L.) memiliki kandungan kimia flavonoid, triterpenoid dan tanin. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui ekstrak etanol dan fraksi n-heksan, fraksi etil asetat, fraksi air dari kulit buah kakao (Theobroma cacao L.) memiliki daya hambat antibakteri terhadap bakteri Propionibacterium acnes ATCC 11827 serta untuk mengetahui antara eksrak etanol dan fraksi n-heksan, fraksi etil asetat dan fraksi air yang paling aktif dari dari kulit buah kakao (Theobroma cacao L.) dalam menghambat pertumbuhan Propionibacterium acnes ATCC 11827. Serbuk kulit buah kakao (Theobroma caco L.) dimaserasi menggunakan etanol 96persen, kemudian difraksinasi menggunakan pelarut n-heksan, etil asetat, dan air. Ekstrak, fraksi n-heksan, fraksi etil asetat dan fraksi air diuji aktivitas antibakteri menggunakan metode difusi dengan konsentrasi 3,125persen, 6,25persen, 12,5persen, 25persen dan 50persen terhadap bakteri Propionibacterium acnes ATCC 11827. Hasil penelitian aktivitas anatibakteri dengan metode difusi menunjukkan bahwa ekstrak, fraksi n-heksan, fraksi etil asetat dan fraksi air kulit buah kakao (Theobroma cacao L.) mempunyai daya hambat terhadap bakteri Propionibacterium acnes ATCC 11827 dengan terbentuknya zona hambat. Fraksi etil asetat mempunyai aktivitas antibakteri yang paling efektif dengan konsentrasi 3,12persen, 6,25persen, 12,5persen, 25persen dan 50persen memiliki diameter sebesar 8,56 mm, 9,76 mm, 9,83 mm, 13,33 mm dan 15,5 mm. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa fraksi etil asetat adalah fraksi teraktif.} }