@thesis{thesis, author={YULIANA VITA}, title ={ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU NIFAS PATOLOGIS NY. T UMUR 38 TAHUN P4 A1 AH4 POST PARTUM HARI PERTAMA DENGAN RETENSIO SISA PLASENTA DI RSUD dr. R GOETENG TAROENADIBRATA PURBALINGGA TAHUN 2016}, year={2016}, url={http://eprints.uhb.ac.id/id/eprint/1390/}, abstract={Latar Belakang : Retensio sisa plasenta adalah keadaan dimana tertinggalnya sisa plasenta atau selaput plasenta didalam rongga rahim. Data kejadian retensio sisa plasenta di RSUD dr. R Goeteng Taroenadibrata Purbalingga didapatkan dari tahun 2014 ? 2015 meningkat yaitu dari 7, 98 % menjadi 8,36 %. Pada penelitian ini tujuanya adalah mampu melaksanakan asuhan kebidanan pada Ny. T dengan retensio sisa plasenta dengan menggunakan manajemen kebidanan 7 langkah varney secara komprehensif. Metode yang digunakan yaitu memberikan asuhan selama 4 hari (hingga pasien pulang). Hasil : Setelah dilakukan asuhan selama 4 hari didapatkan hasil : keadaan ibu lebih baik, TFU sudah normal dan sudah dilakukan kuretase. Pembahasan : Pada kasus ini ditangani dengan tindakan kuretase dan pemberian therapy antibiotik untuk pencegahan infeksi dan analgetik untuk mengurangi nyeri. Tidak ada kesenjangan antara teori dan lahan akan tetapi didapatkan hasil temuan bahwa ibu berumur 38 tahun dan paritas ibu sudah multipara ini berarti ibu sudah sangat beresiko untuk bersalin sehingga ibu beresiko untuk mengalami perdarahan. Selain itu ibu juga mempunyai riwayat perdarahan dan retensio sisa plasenta, pada kehamilan yang sebelumnya ibu juga pernah dikuret sehingga faktor - faktor tersebut merupakan penyebab terjadinya retensio sisa plasenta yang terjadi pada ibu sekarang. Simpulan : Pada studi kasus ini penulis tidak menemukan adanya kesenjangan antara lahan dan teori.} }