@thesis{thesis, author={RESTIYANA FIBRI}, title ={ASUHAN KEBIDANAN PADA BALITA An.A UMUR 24 BULAN 3 HARI DENGAN IMUNISASI CAMPAK LANJUTAN DI PUSKESMAS KLAMPOK 1 KABUPATEN BANJARNEGARA TAHUN 2016}, year={2016}, url={http://eprints.uhb.ac.id/id/eprint/1404/}, abstract={Latar Belakang : Imunisasi merupakan suatu program yang sengaja memasukan antigen lemah agar merangsang antibodi keluar sehingga tubuh dapat resisten terhadap penyakit tertentu. Untuk mempertahankan agar tubuh tetap kebal, perlu diberikan antigen/ suntikan/ imunisasi lanjutan sebagai rangsangan tubuh untuk membuat zat anti kembali. Berdasarkan data pra survey di Puskesmas Klampok 1, cakupan imunisasi pada tahun 2014, Campak lanjutan 586 balita (68,1%). Pada tahun 2015, Campak lanjutan 501 balita (55,1%). Dari data tersebut cakupan pelayanan imunisasi Campak lanjutan pada tahun 2015 mengalami penurunan dibandingkan tahun 2014. Hasil : An.A pasca imunisasi campak lanjutan. Terapi pemberian obat parasetamol syrup 120 ml 2 x 1 sendok teh. Keadaan umum anak baik, kesadaran composmentis dan tidak ada tanda-tanda infeksi. Pertumbuhan dan perkembangan anak dalam batasan normal. Pembahasan : Hasil studi kasus yang telah dilaksanakan tidak ditemukan adanya kesenjangan antara lahan dan teori, karena asuhan yang diberikan telah sesuai dengan 7 langkah Varney. Simpulan : Pada kasus An.A pasca imunisasi campak tidak ditemukan kesenjangan antara lahan dan teori, hal ini dikarenakan adanya penanganan yang baik dan tepat serta sesuai dengan manajemen 7 langkah Varney.} }