@thesis{thesis, author={PRADANA INDRA}, title ={ASUHAN KEPERAWATAN PADA TN. M DENGAN PERILAKU MENARIK DIRI : ISOLASI SOSIAL DI WISMA BASUKARNA RUMAH SAKIT JIWA PROF. DR. SOEROYO MAGELANG}, year={2016}, url={http://eprints.uhb.ac.id/id/eprint/1468/}, abstract={World Heatlh Organization (WHO), Menjelaskan kesehatan jiwa merupakan bagian yang integral dari kesehatan. Kesehatan jiwa bukan sekedar terbebas dari gangguan jiwa, akan tetapi merupakan suatu hal yang di butuhkan oleh semua orang. Kesehatan jiwa adalah perasaan sehat dan bahagia serta serta mampu mengatasi tantangan hidup dapat menerima orang lain sebagai mana adanya, serta mempunyai sikap positif terhadap diri sendiri dan orang lain. Kesehatan jiwa merupakan suatu kondisi yang dinamis dari rentang sehat jiwa masalah psikososial sampai dengan gangguan jiwa (Keliat, 2007). Kesehatan jiwa menurut undang-undang No 3 tahun 1966, adalah suatu kondisi yang memungkinkan perkembangan fisik, intelektual dan emosional yang optimal dari seseorang dan perkembangan itu selaras dengan keadaan orang lain. Makna kesehatan jiwa mempunyai sifat yang harmonis dan memperhatikan segi kehidupan manusia dan cara berhubungan dengan orang lain (Riadi & Purwanto, 2013). Menurut National Institute Of Mental Health (NIMH, 2011) gangguan jiwa mencapai 13% dari penyakit secara keseluruhan dan diperkirakan akan berkembang menjadi 25%di tahun 2030. Kejadian tersebut akan memberikan andil meningkatnya prevalensi gangguan jiwa dari tahun ke tahun di berbagai negara. Berdasarkan hasil sensus penduduk Amerika Serikat tahun 2004, diperkirakan 26,2% penduduk yang berusia 18-30 tahun atau lebih mengalami gangguan jiwa} }