@thesis{thesis, author={SAYEKTININGSIH SAYEKTININGSIH}, title ={ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA Tn. Na DENGAN MASALAH KESEHATAN HIPERTENSI PADA Ny. N DI DESA KARANGSALAM KEC. BATURADEN KAB. BANYUMAS}, year={2016}, url={http://eprints.uhb.ac.id/id/eprint/1499/}, abstract={Kemajuan di bidang sosial ekonomi, pelayanan kesehatan, dan peningkatan pengetahuan masyarakat menyebabkan meningkatnya Umur Harapan Hidup (UHH) seseorang. Menurut Eka Viora, Direktur Bina Kesehatan Jiwa Kementerian Kesehatan, rata ? rata umur masyarakat Indonesia pada tahun 2014 diperkirakan akan mencapai usia 72 tahun. Peningkatan tersebut menyebabkan bertambahnya populasi penduduk berusia lanjut atau usia di atas 60 tahun (Depkes RI, 2013). Hipertensi merupakan suatu keadaan dimana seseorang mengalami peningkatan tekanan darah melebihi batas normal yang di tunjukan oleh angka systolik (bagian atas) dan diastolik (bagian bawah) pada pemeriksaan tensi darah yang menggunakan alat pengukur tekanan darah baik yang berupa air raksa (sphygmanometer) ataupun alat digital lainnya, batas tekanan darah yang masih dianggap normal bila tekanan darah kurang dari 130/85 mmHg, jika lebih dari 140/90 mmHg dinyatakan sebagai hipertensi (Wahdah, 2011). Hipertensi merupakan salah satu penyakit yang paling mematikan di dunia. Sebanyak 1 milyar orang di dunia atau 1 dari 4 orang dewasa menderita penyakit ini, hipertensi bisa menyerang siapa saja, baik tua maupun muda (Utaminingsih, 2009). Sampai saat ini, hipertensi masih merupakan tantangan besar di Indonesia, kondisi ini yang sering ditemukan pada pelayanan kesehatan primer, hal ini merupakan masalah kesehatan dengan prevalensi yang tinggi di Indonesia, yaitu sebesar 25,8%, sesuai dengan data Riskesdes 2013. Di samping itu, pengontrolan hipertensi belum adekuat meskipun obat ? obatan yang efektif banyak tersedia (Depkes, 2013).} }