@thesis{thesis, author={ROFINGAH LAELATUL}, title ={ASUHAN KEPERAWATAN PADA Ny. T DENGAN POST OPERASI KEHAMILAN EKTOPIK TERGANGGU HARI KE- 0 DI RUANG TERATAI RSUD Prof. Dr. MARGONO SOEKARDJO PURWOKERTO}, year={2016}, url={http://eprints.uhb.ac.id/id/eprint/1511/}, abstract={Kehamilan menjadi suatu proses yang akan dialami oleh setiap wanita pada masa reproduksi, yang dimulai dari masa konsepsi sampai lahirnya janin. Di sisi lain kehamilan yang dialami wanita tidak sepenuhnya dapat berlangsung sesuai apa yang diharapkan karena pada kehamilan dan kelahiran ini dapat muncul komplikasi-komplikasi yang menyebabkan kesakitan bahkan kematian pada ibu dan janin. Berdasarkan data Survey Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) dalam Profil Kesehatan Departemen Kesehatan Republik Indonesia (2012), Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia pada tahun 2007 sebesar 228 per 100.000 kelahiran hidup. Salah satu komplikasi yang biasanya menyertai kehamilan adalah Kehamilah Ektopik Terganggu (KET). Berdasarkan riset World Health Organization (WHO) 2007 menunjukkan bahwa, KET merupakan penyebab satu dari 200 (5-6%) mortalitas maternal di negara maju, dengan 60.000 kasus setiap tahun atau 3% dari populasi masyarakat. Data selanjutnya dari American College of Obstetrician and Gynecologists (2008) dalam Cunningham dkk (2009) menyebutkan bahwa 2% dari seluruh kehamilan trimester pertama di Amerika Serikat adalah kehamilan ektopik dan jumlah ini menyebabkan sekitar 6% dari semua kematian terkait kehamilan.} }