@thesis{thesis, author={STIAWAN GALUH}, title ={ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA TN W KHUSUSNYA PADA TN W DENGAN MASALAH KESEHATAN UTAMA STROKE NON HAEMORAGIK DI PUSKESMAS KEDUNG BANTENG BANYUMAS}, year={2016}, url={http://eprints.uhb.ac.id/id/eprint/1521/}, abstract={Stroke merupakan istilah yang tidak asing lagi bagi sebagian besar masyarakat. Hal ini disebabkan oleh cukup tingginya insiden (jumlah kasus baru) stroke yang terjadi di masyarakat, yang melintasi batas sosio-ekonomi, gender, maupun usia (Wahyu. G, 2009). Menurut WHO (World Health Organitation) tahun 2012, kematian akibat stroke sebesar 15% di seluruh dunia disebabkan oleh tekanan darah tinggi. Selain itu, diperkirakan sebesar 16% kematian stroke diakibatkan tingginya glukosa darah dalam tubuh. Tingginya kadar gula darah dalam tubuh secara patologis berperan dalam peningkatan kosentrasi glikoprotein, yang merupakan pencetus beberapa penyakit vaskuler. Kadar glukosa darah yang tinggi pada saat stroke akan memperbesar kemungkinan meluasnya area infark karena terbentuknya asam laktat akibat metabolisme glukosa secara anaerobik yang merusak jaringan otak (Rico dkk, 2008).} }