@thesis{thesis, author={IKA MARDANI DEVI}, title ={STUDI KASUS KETIDAKSEIMBANGAN NUTRISI : KURANG DARI KEBUTUHAN TUBUH PADA AN.F DENGAN STUNTING DI PUSKESMAS KEMBARAN BANYUMAS TAHUN 2020}, year={2020}, url={http://eprints.uhb.ac.id/id/eprint/155/}, abstract={Stunting (kerdil) merupakan kondisi kondisi gagal tumbuh pada bayi ( 0 ? 11bulan) dan anak balita (12? 59 bulan) akibat dari kekurangan gizi kronis terutama dalam 1.000 hari pertama kehidupan sehingga anak terlalu pendek untuk usianya. Balita dikatakan pendek jika nilai z-scorenya panjang badan menurut umur (PB/U) atau tinggi badan menurut umur (TB/U) kurang dari -2 SD dan -3 SD (Ramayulis, Kresnawan, Iwaningsih & Rochani, 2018). Stunting adalah gangguan pertumbuhan dan perkembangan yang dialami anak ? anak dari gizi buruk, infeksi berulang, dan stimulasi psikososial yang tidak memadai yang ditunjukan dengan nilai z-score tinggi badan menurut umur (TB/U) <-2 standar deviasi berdasarkan standar World Health Organization (WHO,2012). Metodologi penelitian membandingkan hasil pengkajian dengan teori pada pasien ketidakseimbangan nutrisi : kurang dari kebutuhan tubuh dengan anak stunting sehingga menghasilkan rencana tindakan keperawatan berupa strategi pelaksanaan dan diterapkan dalam implementasi.} }