@thesis{thesis, author={SU’UDI MIM MAHDI}, title ={ASUHAN KEPERAWATAN PADA Tn. A DENGAN HIPERTENSI DI WISMA DEWI RATIH BALAI PELAYANAN SOSIAL LANJUT USIA DEWANATA CILACAP}, year={2016}, url={http://eprints.uhb.ac.id/id/eprint/1595/}, abstract={Lanjut usia keadan yang biasanya ditandai dengan kondisi lemah atau terjadi penurunan fungsi. Prevalensi hipertensi di Indonesia pada umur 50 tahun mencapai 10%, dan di atas 60 tahun angka tersebut terus meningkat mencapai 20-30%. Dari berbagai penelitian melaporkan bahwa 1.3-28.6% penduduk yang berusia di atas 20 tahun merupakan penderita hipertensi. Prevalensi hipertensi pada usia kurang dari 31 tahun sebesar 5%, usia antara 31-44 tahun 8-10%, usia lebih dari 45 tahun sebesar 20% (Nurrahmani, 2012). Menurut WHO (World Health Organization), batas normal tekanan darah adalah 120-140 mmHg sistolik dan 80-90 mmHg diastolik. Kondisi hipertensi terjadi apabila tekanan darah berada di atas 140/90 mmHg. Hipertensi termasuk penyakit dengan angka kejadian (prevalensi) yang cukup tinggi, dan dikaitkan dengan kematian dari hampir 14 ribu pria di Amerika setiap tahunnya. Hipertensi mempunyai peluang 12 kali lebih besar bagi penderitanya untuk menderita stroke dan 6 kali lebih besar untuk serangan jantung, serta 5 kali lebih besar kemungkinan meninggal karena gagal jantung (congestive heart failure). Berdasarkan data dari WHO dari 50% penderita hipertensi yang diketahui, 25% yang mendapat pengobatan dan hanya 12.5% yang diobati dengan baik.} }