@thesis{thesis, author={Ayub Ayub}, title ={ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN OBESITAS PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KEDUNG BANTENG KABUPATEN BANYUMAS}, year={2016}, url={http://eprints.uhb.ac.id/id/eprint/1644/}, abstract={Obesitas dapat menyerang siapa saja termasuk anak-anak. Inggris negara nomer satu yang memiliki kasus obesitas terbanyak pada anak dengan angka prevalensi 36%. Prevalensi obesitas anak di Indonesia usia 2-5 tahun terjadi peningkatan dua kali lipat. Hampir 43 juta balita mengalami overweight pada tahun 2010, Dampak gizi lebih umumnya berupa penyakit pernapasan, gangguan tumbuh kembang, dermatitis. Sebagian besar obesitas pada balita disebabkan oleh interaksi antara faktor genetik, jenis kelamin, lama pemberian ASI, sosial ekonomi, dan pola makan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian obesitas pada balita di Wilayah kerja Puskesmas Kedungbanteng Kabupaten Banyumas tahun 2016. Jenis penelitian adalah analitik study dengan pendekatan case control. Sampel yang digunakan adalah nonprobability sampling, sampel penelitian ini adalah balita di Wilayah kerja Puskesmas Kedungbanteng sebanyak 40 orang. Analisa statistik menggunakan Chi-square. Hasil penelitian didapatkan sebagian besar responden mengalami obesitas berjenis kelamin perempuan sebanyak 49 responden (61,2%), sebagian besar memiliki keturunan dengan obesitas sebanyak 41 responden (51,3%), sebagian besar lama pemberian ASI adalah > 12 bulan sebanyak 43 responden (53,8%) dan sebagian besar pola makannya adalah baik sebanyak 42 responden (52,5%). Masing-masing responden yang mengalami obesitas dan tidak sebanyak 40 responden (50%). Tidak ada hubungan faktor jenis kelamin dengan kejadian obesitas pada balita. Ada hubungan faktor keturunan, lama pemberian ASI, dan pola makan dengan kejadian obesitas pada balita.} }