@thesis{thesis, author={Oktaviani luluk wulandari Luluk}, title ={Hubungan komunikasi terapeutik perawat dengan tingkat kecemasan pada keluarga pasien halusinasi di IGD RSJD dr. Arif Zainudin Surakarta}, year={2021}, url={http://eprints.ukh.ac.id/id/eprint/2170/}, abstract={Salah satu masalah yang sering ditemui pada pelayanan instalasi gawat darurat adalah kecemasan. Kecemasan merupakan emosi yang ditandai oleh perasaan tegang dan perubahan fisik. Kecemasan dapat dirasakan oleh individu ataupun sekelompok orang termasuk keluarga karena sangat terbebani dengan kondisi penderita. Bahkan tidak sedikit keluarga yang sama sekali tidak mengetahui rencana apa yang harus mereka lakukan untuk menghadapi masalah gangguan jiwa. Perasaan takut dan cemas yang dialami oleh keluarga sering dipengaruhi oleh sikap dan cara berkomunikasi perawat. Cemas dan takut yang tinggi, misalnya ketika akan dilakukan tindakan. Komunikasi terapeutik diharapkan dapat menurunkan kecemasan keluarga karena keluarga merasa bahwa interaksinya dengan perawat merupakan kesempatan untuk berbagi pengetahuan, perasaan dan informasi sehingga dapat mengatasi kecemasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara komunikasi terapeutik perawat dengan tingkat kecemasan pada keluarga pasien halusinasi. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif korelasi dengan rancangan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di RSJD dr.Arif Zainudin Surakarta pada bulan mei-juni dengan sampel penelitian berjumlah 58 orang. Alat ukur yang digunakan untuk pengumpulan data adalah kuesioner, analisis data menggunakan uji spearman. Komunikasi terapeutik perawat sebagian besar kategori baik, yaitu sebanyak 39 responden (67,2%). Tingkat kecemasan keluarga mayoritas pada kategori cemas ringan yaitu sebanyak 18 responden (31,0%). Hasil uji Spearman diperoleh nilai koefisien (r) sebesar -0,678 dengan p value sebesar 0,000. Karena p<0,005 maka H0 ditolak. Kesimpulan, Terdapat hubungan yang signifikan antara komunikasi terapeutik dengan tingkat kecemasan pada keluarga pasien halusinasi di IGD RSJD dr.Arif Zainudin Surakarta. Kata kunci : keperawatan jiwa, komunikasi terapeutik, kecemasan keluarga, IGD, halusinasi} }