@thesis{thesis, author={Andreas Pradipta Andreas Pradipta and Anggi Widiaswati Anggi Widiaswati and Cornelia Indah Y Cornelia Indah Y and Friska Apriliyanti Friska Apriliyanti and Meyga F. Lakukua Meyga F. Lakukua and Miftahul Jannah Miftahul Jannah and Ni Made Sunarti Ni Made Sunarti and Retno Tri Utari Retno Tri Utari and Ruth Maya S Ruth Maya S and Viana Viana}, title ={EFEK OLIVE OIL TOPICAL TERHADAP PERAWATAN LUKA DIABETES MELITUS}, year={2020}, url={http://eprints.ukh.ac.id/id/eprint/304/}, abstract={Abstrak Diabetes melitus merupakan penyebab hiperglikemi. Pada diabetes melitus gula menumpuk dalam darah sehingga gagal masuk kedalam sel. Kegagalan tersebut terjadi akibat hormon insulin jumlahnya kurang atau cacat fungsi. Hormon insulin merupakan hormon yang membantu masuknya gula darah (WHO, 2016). Pada tahun 2018, prevelansi diabetus melitus di Indonesia berdasarkan pengukuran diabetus melitus pada umur ? 15 tahun adalah 2.0 % (RISKESDAS, 2018 ). Penderita diabetus melitus di Indonesia diperkirakan pada tahun 2030 akan memiliki penyandang DM (diabetes melitus) sebanyak 21,3 juta jiwa (Kemenkes, 2013). Kami menyelidiki efek olive oil topical dalam penelitian perawatan luka diabetes melitus. Menggunakan database Web of Science, kami mencari publikasi pada DM, dan mempelajari sumber data menggunakan metode PICO. Kami menemukan total dua publikasi. Hasilnya mengindikasikan bahwa terapi atau intervensi pemberian olive oil memiliki efek yang signifikan terhadap luka diabetes pada pasien penderita diabetes melitus, terapi olive oil juga dapat berpengaruh untuk mempercepat penyembuhan luka pada penderita diabetes} }