@thesis{thesis, author={Salsabilla Tasya Amalia Salsa}, title ={EFEKTIVITAS KOMBINASI WALKING EXERCISE DAN HYDROTHERAPY TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH PENDERITA DIABETES MELLITUS DI WILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS COLOMADU I}, year={2023}, url={http://eprints.ukh.ac.id/id/eprint/7801/}, abstract={ABSTRAK Diabetes Mellitus (DM) ialah penyakit metabolik ditandai dengan hiperglikemia kronis yang bisa mempengaruhi keseimbangan insulin yang ada didalam tubuh. Kurangnya kesadaran penderita dalam melaksanakan self-management akan memicu komplikasi akut dan kronik. Walking Exercise dan Hydrotherapy ialah terapi yang menguji proses fisiologis dan bisa dimasukkan dalam program self-management guna mengendalikan kadar glukosa didalam darah. Oleh karena itu, penelitian ini dilaksakan untuk mengetahui apakah terdapat efektivitas kombinasi walking exercise dan hydrotherapy terhadap kadar glukosa darah penderita diabetes mellitus di wilayah kerja UPT Puskesmas Colomadu I. Penelitian ini memakai metode kuantitatif desain Quasi Experimental dengan Non?Equivalent Control Group Design. Populasi penelitian yakni seluruh penderita DM yang mengikuti kegiatan prolanis sejumlah 134, dipilih memakai teknik non probability sampling dengan purposive sampling sehingga didapat hasil 36 responden. Instrumen penelitian ini memakai SOP yang menggabungkan walking exercise, hydrotherapy, dan alat glukometer. Hasil uji statistik membuktikan nilai rerata kadar glukosa darah kelompok kontrol (pretest) 248,28 mg/dl dan (posttest) 245,44 mg/dl. Sedangkan, nilai rerata kadar glukosa darah kelompok perlakuan (pretest) 235,72 mg/dl dan (posttest) 184,56 mg/dl. Hasil uji statistik Paired T Test membuktikan nilai p value = 0,976 (> 0,05) pada kelompok kontrol dan nilai p value = 0,000 (p < 0,05) pada kelompok perlakuan. Hasil uji statistik Independent T Test membuktikan hasil nilai p value = 0,003 (p < 0,05). Dari hasil tersebut, mesimpulkan bahwasanya dalam penelitian ini terdapat efektivitas kombinasi walking exercise dan hydrotherapy terhadap kadar glukosa penderita diabetes mellitus di wilayah kerja UPT Puskesmas Colomadu I.} }