@thesis{thesis, author={Febrian Danu Danendra Danu}, title ={HUBUNGAN FREKUENSI KUNJUNGAN PROLANIS TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH PUASA PADA LANSIA PENDERITA DIABETES MELITUS DI PUSKESMAS KARTASURA}, year={2024}, url={http://eprints.ukh.ac.id/id/eprint/8012/}, abstract={Diabetes melitus pada lansia secara alami juga akan menghadapi masalah yaitu perburukan kondisi kesehatan. Salah satu penyakit yang menyertai lansia yaitu diabetes melitus penyakit menahun (kronis) yang berupa gangguan sistem metabolik yang ditandai dengan kadar glukosa dalam darah melebihi batas normal. Salah satu kiat progam pemerintah untuk menanggulangi diabetes melitus adalah prolanis yang dilaksanakan dipuskesmas diseluruh indonesia. Prolanis yaitu suatu kegiatan pelayanan kesehatan dan pendekatan proaktif yang dilakukan secara terintegrasi yang meliputi anggota, prasarana kesehatan dan BPJS kesehatan yang mengidap penyakit kronis untuk mencapai kualitas hidup yang sehat dengan biaya pelayanan kesehatan yang terjangkau. Tujuan prolanis sendiri yaitu untuk membebri semangat pengidap penyakit kronis mencapai kualitas hidup sehat. Tingginya prevalensi penderita diabetes melitus di Indonesia diakibatkan rendahnya tingkat pengetahuan dan kebiasaan pola makan yang salah yaitu memperbanyak konsumsi karbohidrat namun tidak seimbang dengan kebutuhan energinya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara frekuensi kunjungan prolanis terhadap kadar glukosa darah puasa pada lansia penderita diabetes melitus dipuskemas kartasura. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian observasional analitik menggunakan pendekatan cross sectional. Didapatkan jumlah populasi pasien diabetes melitus selama bulan Desember 2023 sebanyak 39 responden yang berkunjung. Teknik sampling menggunakan non probability sampling dengan metode sampling insidental. Buku data peserta Prolanis dari puskemas, Glukometer. Frekuensi keteraturan kunjungan prolanis terbanyak dalam kategori teratur yaitu sebanyak 25 orang, dan responden dengan nilai GDS normal sebanyak 18 orang. Hasil analisis nilai p-value 0.047 (<0.05) terdapat hubungan antara frekuensi kunjungan prolanis terhadap kadar glukosa darah puasa pada lansia penderita diabetes di puskesmas Kartasura. Kata kunci : Diabetes Melitus, Kunjungan Prolanis, Nilai GDS Daftar Pustaka : (2004-2023)} }