A PHP Error was encountered
Severity: Warning
Message: fopen(/home/rama/public_html/application/cache/sessions/rama_session0crnne54diid8mv30jsr99eiqk57ipoi): failed to open stream: No space left on device
Filename: drivers/Session_files_driver.php
Line Number: 174
Backtrace:
File: /home/rama/public_html/application/core/MY_Controller.php
Line: 8
Function: __construct
File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 6
Function: __construct
File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once
@thesis{thesis,
author={Ulfadilah Nisa},
title ={EVALUASI TINGKAT PENERIMAAN IMPLEMENTASI E – LABORATORY DENGAN METODE TECNOLOGY ACCEPTANCE MODEL (TAM) (Studi Kasus : Departemen Litbang & Jaminan Mutu - PT. Semen Indonesia (persero) Tbk.)},
year={2013},
url={http://eprints.umg.ac.id/1903/},
abstract={PT. Semen Indonesia (persero) Tbk adalah perusahaan manufaktur yang
bergerak dalam bidang industri semen. Gencarnya pasar bebas membuat perusahaan
dituntut untuk terus berinovasi dalam segala hal. Hal tersebut membuat Departemen
Litbang dan Jaminan Mutu memiliki peran penting dalam kelangsungan hidup
perusahaan. Sebagai upaya peningkatan dan langkah strategis, Departemen Litbang
dan Jaminan Mutu melakukan pengembangan yang mengarah kepada sistem informasi
yang bebasis komputerisasi, dari proses pengujian yang semula dilakukan dengan
manual menjadi proses pengujian secara elektronik melalui pembangunan aplikasi e ?
laboratory. Namun selama diimplementasikannya selama lebih dari enam bulan,
aplikasi ini dirasa kurang dapat diterima oleh pengguna. Oleh karena itu, penelitian ini
bertujuan untuk menganalisis tingkat penerimaan implementasi e ? laboratory.
Tingkat penerimaan aplikasi e ? laboratory diukur dengan kuesioner yang
dimodelkan oleh metode TAM (Technologi Acceptance Model). Hasil kuesioner yang
didapat diolah kesesuaiannya menggunakan metode SEM (Structural Equation
Modeling).
Hasil pengolahan kesesuaian model TAM yang dibangun dapat
mengintepretasikan kondisi nyata tingkat penerimaan aplikasi dengan mengurangi
beberapa indikator yang memiliki nilai estimasi yang rendah. Hal ini menunjukan
bahwa indikator tersebut tidak memenuhi tingkat kemudahan penerimaan aplikasi,
yang artinya harus dilakukan perbaikan dari faktor tersebut.
Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa tingkat penerimaan pengguna
terhadap implementasi e ? laboratory masih cukup rendah. Berdasarkan model yang
dihasilkan, didapatkan tiga langkah perbaikan terhadap tingkat penerimaan aplikasi e ?
laboratory.
Kata kunci}
}