@thesis{thesis, author={Argowati Higina}, title ={HUBUNGAN ANTARA KLAIM BPJS DENGAN FAKTOR PEMBIAYAAN PENGOBATAN DIAGNOSA DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI PAVILIUN ROUDHOH RUMAH SAKIT MUHAMMADIYAH LAMONGAN}, year={2020}, url={http://eprints.umg.ac.id/3870/}, abstract={Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah infeksi yang disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan dari nyamuk Aedes Spp. DBD memiliki gejala serupa dengan demam dengue, namun pada DBD terdapat gejala lain berupa sakit/nyeri pada ulu hati terus menerus, pendarahan pada hidung, mulut, gusi atau memar pada kulit. Biaya pengobatan terhadap suatu penyakit atau pengobatan kegawatdaruratan akan ditanggung oleh BPJS Kesehatan melalui iuran yang dibayarkan oleh peserta. Besarnya biaya pengobatan dibanding dengan biaya yang ditanggung BPJS menjadi masalah yang harus diatasi rumah sakit terutama rumah sakit swasta. Tujuan penelitian yang ingin dicapai adalah mengetahui hubungan pembiayaan pengobatan dengan klaim BPJS. Penelitian ini dilakukan dengan metode kuantitatif dengan studi cross sectional, dengan melihat faktor selisih tarif pembiayaan denga kelas perawatan, lama pengobatan rawat inap, biaya obat dan biaya alat kesehatan. Dan berdasarkan penelitian, faktor pembiayaan diatas terdapat hubungan dengan biaya klaim BPJS adalah kelas perawatan, lama pengobatan rawat inap dan biaya obat (sig ? 0,05). Sedangkan faktor yang paling berpengaruh adalah biaya obat dengan nilai r -0,902 (nilai r medekati 1 atau -1). Dimana semakin negatif selisih tarif pembiayaan maka semakin besar biaya obat yang harus dikeluarkan, sehingga diharapkan Apoteker dapat meyusun clincal pathaway sebagai kontrol biaya terapi pasien DBD.} }