@thesis{thesis, author={KHUSNAH ASMAUL}, title ={ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL-SOAL LOGIKA MATEMATIKA DI KELAS X-A SMA MUHAMMADIYAH 08 CERME}, year={2008}, url={http://eprints.umg.ac.id/4201/}, abstract={Matematika merupakan faktor pendukung dalam laju perkembangan dan persaingan diberbagai bidang sehingga matematika merupakan kebutuhan penting bagi semua orang sesuai dengan kebutuhannya. Namun dipihak lain, kesan matematika sebagai pelajaran yang sulit dan rumit masih sering kita dengar dari siswa. Kesulitan yang dihadapi siswa dalam mempelajari matematika dapat diidentifikasikan melalui kesalahan-kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal matematika. Oleh karena itu, perlu ditentukan jenis kesalahan siswa, faktor-faktor penyebab kesalahan siswa dan bagaimana alternatif rencana pembelajaran yang terkait dengan materi logika matematika. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif yang dilaksanakan pada kelas X-A SMA Muhammadiyah 08 Cerme tahun ajaran 2007-2008. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi jenis kesalahan siswa, menentukan faktor penyebab kesalahan yang dilakukan siswa dan menyusun sebuah alternatif rencana pembelajaran. Berdasarkan analisis data dalam penelitian ini diperoleh hasil: (1) kesalahan konsep 21,49 % (2) kesalahan prinsip 61,83 % (3) kesalahan fakta 10,69 %. Faktor-faktor penyebab kesalahan siswa, antara lain : siswa tidak memahami makna soal, siswa tidak menguasai materi, cara belajar siswa yang tidak kontinu, siswa kurang berlatih mengerjakan soal-soal latihan yang berhubungan dengan materi logika matematika, salah satu alternatif rencana pembelajaran yang terkait dengan materi logika matematika agar dapat mengurangi kesalahan yang dibuat berdasarkan jenis kesalahan dan penyebab kesalahan yang dilakukan oleh siswa, antara lain : pada materi pernyataan dan kalimat terbuka siswa banyak melakukan kesalahan konsep sehingga dibuat rencana pembelajaran model pembelajaran induktif, pada materi ingkaran siswa banyak melakukan kesalahan konsep sehingga dibuat rencana pembelajaran dengan model pembelajaran langsung, pada materi konjungsi, disjungsi, implikasi, biimplikasi dan pernyataan majemuk siswa banyak melakukan kesalahan prinsip sehingga dibuat rencana pembelajaran dengan model pembelajaran langsung, pada materi konvers, invers, kontraposisi, silogisme, modus tolens dan modus ponens siswa banyak melakukan kesalahan prinsip sehingga dibuat rencana pembelajaran dengan model pembelajaran deduktif.} }