@thesis{thesis, author={AMALIA RIZQI}, title ={AKTIVITAS ANTIKANKER EKSTRAK ETANOL DAUN BENALU ALUKAT (Dendrohtoe sp. Grew on Persea americana) TERHADAP SEL KANKER KOLON WiDr DENGAN METODE MTT SECARA IN VITRO}, year={2016}, url={http://eprints.umm.ac.id/23446/}, abstract={Benalu merupakan tanaman yang digunakan sebagai obat diuretik, kanker, penghilang nyeri dan perawatan setelah persalinan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji aktivitas antikanker ekstrak etanol daun benalu alpukat (Dendrophtoe sp. grew on Persea americana) terhadap sel kanker kolon WiDr secara in vitro dengan metode MTT (Microculture Tetrazolium Salt). Daun benalu alpukat dikatakan memiliki aktivitasnya dilihat dari jumlah sel hidup yang diujikan terhadap sel kanker kolon WiDr dengan metode MTT setelah pemberian konsentrasi larutan uji kemudian ditentukan harga IC¬50 dengan menggunakan Probit Analisis. Menurut National Cancer Institute (NCI) suatu senyawa dikatakan aktif apabila memiliki IC50 < 30 µg/ml. Sedangkan menurut de Lima (2012) suatu sampel uji diklasifikasikan memiliki aktivitas antikanker sangat aktif apabila nilai IC¬50 < 10 µg/ml, aktif jika memiliki nilai IC50 < 50 < 100 µg/ml, cukup aktif bila IC50 < 100 µg/ml dan dikatakan tidak aktif apabila nilai IC50 > 100 µg/ml. Konsentrasi ekstrak uji yang digunakan 848µg/ml, 424 µg/ml, 212 µg/ml, 106 µg/ml, dan 13.25 µg/ml. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, ekstrak etanol daun benalu alpukat memiliki harga IC50 > 100 µg/ml dengan harga IC50 sebesar 262,089 µg/ml sehingga dapat dikatakan belum memiliki aktivitas sebagai antikanker terhadap kanker kolon (WiDr).} }