@thesis{thesis, author={Riwayati Dora}, title ={PENERAPAN MODEL INDUKTIF KATA BERGAMBAR UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN SEDERHANA SISWA KELAS III MI RADEN PATAH LEBO MADIREDO PUJON MALANG}, year={2013}, url={https://eprints.umm.ac.id/26923/}, abstract={Hasil observasi menunjukkan bahwa pembelajaran Bahasa Indonesia pada siswa kelas III terdapat masalah pembelajaran dikarenakan beberapa faktor. Faktor dari guru: (1) guru belum menerapkan model pembelajaran yang cocok untuk pembelajaran menulis, (2) guru hanya berpedoman pada buku paket yang tersedia disekolah. Faktor dari siswa: (1) pada materi menulis karangan menunjukkan banyaknya kesalahan pada peletakan huruf kapital (2) huruf pada kata yang ditulis kurang lengkap, (3) peletakan tanda baca yang kurang tepat, (4) kepaduan kalimat dalam paragraf yang ditulis membuat karangan kurang jelas maksudnya. Berdasarkan hal tersebut peneliti melaksakan perbaikan dengan penerapan model induktif kata bergambar yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis karangan sedehana sesuai EYD pada siswa kelas III MI Raden Patah Lebo Madiredo Pujon Malang Semester I tahun ajaran 2012/2013. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Pelaksanaan ini menggunakan model Kemmis dan MC. Taggart (2006) yang meliputi identifikasi masalah dan empat tahap yaitu (1) perencanaan, (2) tahap pelaksanaan, (3) tahap pengamatan dan (4) tahap refleksi. Penelitian dilaksanakan dalam 2 siklus, masing-masing siklus terdiri dari 2 kali pertemuan. Proses pembelajaran menggunakan model induktif kata bergambar. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini meliputi intrumen wawancara, catatan lapangan dan hasil produk berupa karangan siswa. Subyek penelitian kelas III dengan jumlah 25 orang siswa MI Raden Patah Lebo Madiredo Pujon Malang. Hasil dalam pembahasan penelitian menunjukkan pada siklus I, masih banyak siswa yang belum mampu menggunakn huruf kapital dan tanda baca dalam menulis kalimat, serta penulisan karangan belum sesuai dengan gambar. Pada siklus II keterampilan menulis karangan siswa mengalami peningkatan, siswa mampu menulis menggunakan huruf kapital dan tanda baca dengan tepat, serta isi karangan sesuai dengan gambar sehingga mempunyai maksud yang jelas. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan penerapan model induktif kata bergambar pada pembelajaran menulis karangan dapat meningkatkan keterampilan menulis siswa. Maka dari itu dalam mengajarkan menulis karangan bahasa Indonesia hendaknya menerapkan model induktif kata bergambar.} }