@thesis{thesis, author={Fi Salma Asa}, title ={EFEKTIVITAS PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANAK KORBAN KEKERASAN SEKSUAL OLEH UNIT PELAYANAN PEREMPUAN DAN ANAK (PPA) POLRESTA MALANG (Studi di Polresta Malang)}, year={2024}, url={https://eprints.umm.ac.id/id/eprint/9088/}, abstract={Masalah kejahatan yang terjadi pada anak tidak hanya menjadi tanggung jawab orang tua, masyarakat, dan perorangan ataupun kelompok ataupun Unit Pelayanan Perempuan dan Anak. Pemerintah juga dapat melakukan perketatan untuk upaya pencegahan dengan cara meningkatkan dan memaksimalkan instrumen hukum nasional yang sudah ada dan berlaku. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran dari penyidik dalam memberi perlindungan bagi korban kejahatan seksual pada anak dan untuk mengetahui hambatan-hambatan dalam menangani kasus kekerasan pada anak sekaligus mengetahui bagaimana upaya menekan kasus kekerasan pada anak di wilayah Polresta Malang. Adapun metode yang digunakan adalah dalam penelitian ini adalah metode pendekatan sosiologis dengan teknik pengumpulan data melalui observasi pada objek yang dituju, wawancara, studi kepustakaan dan dokumentasi. Dalam penelitian ini menghasilkan beberapa kesimpulan yaitu Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Malang telah menunjukkan komitmennya dalam melindungi anak korban kekerasan seksual, namun masih terdapat beberapa hal yang perlu ditingkatkan untuk memastikan penanganan yang lebih efektif dan komprehensif. Permasalahan utama yang dihadapi adalah kekurangan sumber daya, pelatihan, dan koordinasi antar lembaga. Kendala yang dihadapi oleh penyidik Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) dalam menangani kasus kejahatan seksual termasuk kesulitan dalam mencari bukti, perasaan benar dari para pelaku, dan keterbatasan keamanan di tempat-tempat sepi. Saran dari penelitian ini diharapkan pemerintah untuk meningkatkan anggaran bagi Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) agar dapat menyediakan sumber daya yang memadai dan Unit Perlindungan Perempuan (UPP) disarankan untuk menyediakan program supervisi dan mentoring bagi penyidik PPA} }