@thesis{thesis, author={Apriani Apriani}, title ={ANALISIS NILAI EFIKASI DIRI DALAM NOVEL MARS DAN RELEVANSINYA TERHADAP PENDIDIKAN AGAMA ISLAM}, year={2023}, url={http://eprints.ummetro.ac.id/2536/}, abstract={Penelitian ini di latarbelakangi oleh masih banyaknya anak putus sekolah yang masih mewarnai proses pendidikan di Indonesia. Badan Pusat Statistik melaporkan, angka putus sekolah di Indonesia meningkat pada 2022. Secara rinci, angka putus sekolah di jenjang SMA mencapai 1,38% pada 2022. Ini menandakan terdapat 13 dari 1.000 penduduk yang putus sekolah di jenjang tersebut. Angka putus sekolah di jenjang SMP tercatat sebesar 1,06% pada 2022. Persentase tersebut juga meningkat 0,16% poin dari tahun lalu yang sebesar 0,90%. Lalu, angka putus sekolah di jenjang SD sebesar 0,13%. Persentasenya lebih tinggi 0,01% poin dibandingkan pada 2021 yang sebesar 0,12%. Beberapa hal yang menjadi penyebab angka putus sekolah cukup tinggi adalah latar belakang pendidikan orang tua, lemahnya kemampuan ekonomi keluarga, kurang percaya diri atau insecure, kurangnya motivasi dan minat anak dalam bersekolah, anak mengidap suatu penyakit, pandangan masyarakat terhadap pendidikan, kondisi lingkungan anak dan prasarana sekolah. Tujuan penelitian ini (1) Untuk menganilis nilai efikasi diri pada tokoh-tokoh didalam Novel Mars (2) Untuk menemukan relevansi nilai efikasi diri di dalam novel MARS dengan pendidikan agama islam.} }