@thesis{thesis, author={Wati Tri Legowo}, title ={ANALISIS PENGGUNAAN PAYBACK PERIOD (PP), AVERAGE RATE OF RETURN (ARR), BENEFIT-COST RATIO, DAN BREAK EVEN POINT (BEP) DALAM MENILAI KELAYAKAN USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) (STUDI KASUS : PKUR JAMUR MERANG BANTUL)}, year={2024}, url={http://eprints.ummetro.ac.id/3107/}, abstract={Abstrak Penelitian ini menilai kelayakan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam budidaya jamur merang di Bantul menggunakan empat metode analisis keuangan: Payback Period, Average Rate of Return (ARR), Benefit-Cost Ratio (B/C Ratio), dan Break-Even Point (BEP). Studi kasus ini berfokus pada usaha PKUR Jamur Merang di Bantul. Payback Period (PP) menunjukkan bahwa usaha ini mampu mengembalikan investasi dalam waktu kurang dari tiga tahun, menandakan likuiditas yang baik. Average Rate of Return (ARR) menunjukkan tingkat pengembalian tahunan yang tinggi, menunjukkan laba yang memadai dibandingkan modal yang diinvestasikan. Benefit-Cost Ratio (B/C Ratio) lebih besar dari 1, menandakan bahwa manfaat ekonomi yang dihasilkan lebih besar daripada biaya yang dikeluarkan, sehingga usaha ini layak secara ekonomi. Break-Even Point (BEP) menunjukkan bahwa usaha memiliki BEP yang cukup rendah, sehingga risiko finansial dapat diminimalkan. Secara keseluruhan, hasil analisis menunjukkan bahwa usaha budidaya jamur merang di Bantul, khususnya PKUR Jamur Merang, layak untuk dilanjutkan dan dikembangkan. Usaha ini memberikan pengembalian investasi yang cepat, keuntungan yang memadai, risiko yang terkendali, dan potensi keuntungan yang tinggi. Temuan ini dapat menjadi acuan bagi pengusaha dan investor yang tertarik dalam sektor budidaya jamur merang serta memberikan kontribusi positif terhadap perekonomian lokal di Bantul. Kata kunci : Kelayakan Usaha, Payback Periode (PP), Average Rate of Return (ARR), Benefit Cost-Ratio (B/C), Break Even Point (BEP), PKUR Jamur Merang Bantul} }